Warga Aceh Timur Keluhkan Posyandu Tak Periksa Darah dan Detak Jantung Bayi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025 - 20:02 WIB

40169 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang wanita yang sedang kondisi hamil di aceh timur.

Salah seorang wanita yang sedang kondisi hamil di aceh timur.

ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Sejumlah warga Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, mengeluhkan pelayanan Posyandu yang dinilai tidak maksimal. Mereka menyoroti tidak adanya pemeriksaan darah dan detak jantung bayi pada kegiatan rutin kesehatan ibu dan anak.

Keluhan itu disampaikan Cairiah, warga setempat, saat ditemui media pada Minggu,(02/11/2025). Ia mengaku heran karena setiap kali ada kegiatan Posyandu, bayi maupun ibu hamil tidak pernah diperiksa secara lengkap.

“Sudah beberapa kali kami datang, tapi tak pernah ada pemeriksaan darah. Katanya, alatnya tidak muat di tangan,” ujar Cairiah dengan nada kesal.

Ia menambahkan, dirinya yang kini hamil delapan bulan telah empat kali mengikuti Posyandu, namun belum pernah mendapat pemeriksaan detak jantung janin.

“Kalau kami tak minta, ya tidak diperiksa. Padahal itu penting,” tegasnya.

Menurut Cairiah, di daerah lain, petugas Posyandu rutin memeriksa darah, tekanan, dan detak jantung janin. Ia berharap pemerintah Kabupaten Aceh Timur memperhatikan masalah ini.

“Kami cemas kalau pelayanan seperti ini terus terjadi. Bagaimana kalau ada apa-apa? Bidan seharusnya memberi informasi dan perawatan,” ucapnya.

Secara tugas, bidan desa wajib memberikan pemeriksaan antenatal (ANC), konseling, imunisasi, dan pemantauan tumbuh kembang anak. Bidan juga harus membina kader Posyandu, mencatat data kesehatan ibu dan anak, serta melakukan rujukan bila ditemukan kasus berisiko tinggi.

Saat dimintai tanggapan, Geuchik Bahtiar mengatakan di desanya ada lima bidan yang bertugas.

“Kalau warga minta diperiksa, baru diperiksa. Kalau tidak, ya tidak,” ujarnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Darul Aman, Marmaem, S.Kep., M.K.M., melalui WhatsApp tidak mendapat jawaban. Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur, Rijalul, juga belum memberikan keterangan resmi. (HAS/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru