ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan di SMA Negeri 2 Pematangsiantar sejak 23 September 2025, menuai tanggapan beragam dari para siswa. Meski program ini disambut baik karena membantu pemenuhan gizi peserta didik, sejumlah siswa mengeluhkan kualitas makanan yang mereka terima.
Saat media ini berkunjung ke SMA Negeri 2 Pematangsiantar pada Kamis (9/10/2025), beberapa siswa mengungkapkan bahwa pada Rabu (8/10/2025) mereka menerima menu sayur toge yang sudah basi.
“Tiap hari kami terima MBG, hanya saja semalam sayur togenya basi,” ujar seorang siswa yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di luar gerbang sekolah.
Menurut mereka, program MBG sudah berjalan hampir tiga minggu.
“Sekitar tanggal 23 September itu lah kami pertama kali dapat makanan MBG di sekolah,” tambahnya, yang diamini oleh beberapa siswa-siswi lainnya.
Mereka mengaku telah menyampaikan keluhan tersebut kepada guru.
“Guru kami juga tahu, bahkan ikut komplen karena sayur togenya basi semalam,” terangnya.
Selain soal kebersihan dan kesegaran makanan, para siswa juga berharap variasi dan cita rasa menu MBG bisa lebih diperhatikan.
“Selama kami makan siang gratis, makanannya selalu kering, nggak ada kuahnya. Kalau bisa, ke depan ada kuahnya lah, biar nasi yang agak keras bisa dimakan enak,” harap salah satu siswa lainnya.
Sementara itu, salah satu guru sekaligus Humas SMA Negeri 2 Pematangsiantar, Amos Panggabean saat dikonfirmasi, Jumat (10/10/2025), meminta wartawan atapkota.com untuk datang hari senin, (12/10/2025).
“Seninlah abg datang, karena terkait sayur toge yang basi juga waktu itu akupun baru tau dari abg. Karena aku ikut juga makan MBG, diambil dari bagian siswa tidak hadir sekolah yang sayur toge dan tidak ada masalah” tutupnya. (AP)



































