Serikat Pekerja Desak PT Alliance Hormati Keputusan Disnaker Simalungun Soal PHK Buruh

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 18:50 WIB

40181 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap dua pekerja PT Alliance Consumer Products Indonesia memasuki babak baru. Setelah melalui proses mediasi tripartit di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Simalungun, akhirnya muncul titik terang yang menguntungkan pihak buruh.

Mediasi tersebut difasilitasi oleh Pimpinan Cabang Federasi Kimia, Energi, dan Pertambangan (PC FSP KEP) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Pematangsiantar–Kabupaten Simalungun. Hasilnya, Disnaker Simalungun menerbitkan Surat Anjuran Nomor 500.15.15.2/345/2025, yang berisi rekomendasi agar PT Alliance mempekerjakan kembali dua buruh bernama Muhammad Alfaldi dan Tegar Wibowo.

Menanggapi keputusan tersebut, Ketua PC FSP KEP SPSI Kota Pematangsiantar–Kabupaten Simalungun, Abdul Arif Namora Sitanggang, menyatakan pihaknya sepenuhnya mendukung anjuran Disnaker.

“Kami menyetujui anjuran tersebut karena PHK merupakan kiamat kecil bagi pekerja. Apalagi kedua pekerja itu merupakan pengurus serikat di PT Alliance,” tegas Arif Sitanggang, Sabtu (11/10/2025).

Ia menilai, dasar PHK terhadap kedua buruh itu patut diduga tidak berdasar kuat dan berpotensi melanggar prinsip keadilan industrial. Menurutnya, pemecatan pengurus serikat juga dapat mengganggu stabilitas organisasi PUK FSP KEP SPSI di PT Alliance.

“Kami berterima kasih kepada Disnaker Simalungun yang telah mengambil keputusan adil bagi dua pekerja ini,” lanjut Arif. Ia menegaskan, pihaknya segera mengirim surat resmi kepada manajemen PT Alliance untuk mempertanyakan kapan kedua pekerja tersebut akan dipekerjakan kembali sesuai anjuran pemerintah.

Sebagai langkah akhir, Arif Sitanggang mendesak manajemen PT Alliance menghormati Surat Anjuran Disnaker demi menjaga hubungan industrial yang sehat dan harmonis.

“Kami berharap manajemen menunjukkan itikad baik. Hubungan industrial tidak boleh dibangun dengan cara menekan atau mengabaikan hak pekerja,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut perlindungan hak buruh dan kebebasan berserikat, dua prinsip fundamental yang diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Konvensi ILO. Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Alliance belum memberikan tanggapan resmi atas anjuran Disnaker tersebut. (Larsen/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru