ATAPKOTA.COM, DELI SERDANG – Pelari Indonesia berhasil mendominasi nomor lari gawang pada hari pertama Kejuaraan Atletik U18 dan U20 Asia Tenggara di Stadion Madya Atletik Sport Centre Sumut, Deliserdang. Tim Merah Putih merebut dua emas dan dua perak sekaligus, sehingga menegaskan kekuatan Indonesia di nomor ini.
Medali emas datang dari dua atlet muda yang tampil gemilang. Brian Bagas meraih emas pada nomor 110 meter gawang U20 putra. Selanjutnya, Anugerah Setiawan P memastikan emas kedua pada nomor 110 meter gawang U18 putra. Prestasi ini memperlihatkan konsistensi atlet Indonesia sejak start hingga finish.
Selain itu, Indonesia juga memperoleh dua perak dari nomor yang sama. Asyrafi K. Yusqi finis kedua pada nomor 110 meter gawang U18 putra. Kemudian, Dwi Allyne I. Suci meraih perak pada nomor 100 meter gawang U18 putri. Dengan demikian, Indonesia tampil dominan di seluruh nomor lari gawang yang dipertandingkan hari itu.
Brian Bagas mengaku masih merasakan cedera pinggang saat bertanding. Namun demikian, dukungan kuat dari tim membuatnya tetap mampu menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 13,75 detik. “Sebelum saya ke sini dapat cedera pinggang dua minggu lalu. Alhamdulillah, dukungan semua membuat saya membaik walau masih sedikit sakit,” kata mahasiswa UNESA itu, Sabtu (15/11/2025).
Posisi kedua ditempati pelari Thailand Sutthahathai Phrmbut dengan waktu 14,01 detik. Setelah itu, posisi ketiga diraih atlet asal Vietnam, Fun Lecong Lucas, yang membukukan waktu 14,41 detik.
Sementara itu, Anugerah Setiawan P menilai pertandingan berjalan baik dan sesuai strategi. Ia juga menargetkan penampilan lebih baik pada ajang berikutnya. “Pertandingannya luar biasa, cukup sengit. Kami berdua bisa finis tercepat. Mudah-mudahan kami tampil lebih baik di event-event berikutnya,” ujar Anugerah.
Selain itu, Anugerah memuji fasilitas Stadion Madya Atletik Sport Centre Sumut yang menjadi venue kejuaraan. Ia menilai stadion tersebut memiliki standar tinggi dan sangat layak untuk event regional. “Fasilitasnya lengkap. Penyelenggaraannya bagus. Ini sudah dipakai PON dan masih baru. Jadi sangat bagus bagi kami,” ungkapnya.
Kejuaraan Atletik U18 dan U20 Asia Tenggara berlangsung dari 15 hingga 18 November 2025. Pada hari kedua, Minggu (16/11), panitia mempertandingkan nomor 1.500 meter, 100 meter, lompat jauh, lempar cakram, tolak peluru, dan estafet. (AK1)
































