Banjir Bandang dan Longsor Tapanuli Tengah: 47 Meninggal, 51 Hilang, Akses Terputus Total

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 17:29 WIB

4066 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Evakuasi

Suasana Evakuasi

ATAPKOTA.COM, TAPTENG – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak Selasa, 25 November 2025, menyebabkan 47 orang meninggal dunia, 507 orang luka-luka, dan 51 orang hilang. Selain itu, data sementara yang dirilis Humas Polres Tapanuli Tengah dan BPBD Tapteng pada Jumat, 28 November 2025 pukul 12.00 WIB, menunjukkan bahwa jumlah korban masih berpotensi bertambah.

Selama 72 jam terakhir, Tapteng mengalami kelumpuhan total. Listrik padam, air bersih tidak mengalir, dan jaringan internet terputus, sehingga proses penanganan maupun komunikasi lapangan terhambat. Selain itu, kondisi ini turut memperlambat pemetaan korban di wilayah terdampak.

Akses menuju ibu kota Pandan terputus karena rusaknya infrastruktur vital di tiga jalur utama. Akses selatan dari Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan terputus akibat ambruknya Jembatan Kalangan dan Jembatan Anggoli. Sementara itu, akses utara dari Tarutung lumpuh akibat longsoran besar di sejumlah titik, terutama di Kecamatan Sitahuis. Selain itu, akses barat dari Aceh Singkil juga terhambat karena banjir di Kecamatan Kolang dan terputusnya Jembatan Sorkam.

Dampak terparah terjadi di lima kecamatan. Di Kecamatan Pandan, terdapat 11 korban meninggal, dua korban luka parah, dan enam orang hilang, sementara pengungsi mencapai 665 orang. Kecamatan Tukka mengalami dampak terbesar dengan 26 korban meninggal, 505 korban luka parah, dan 33 orang hilang. Selain itu, Kecamatan Badiri mencatat satu korban meninggal dan 12 orang hilang. Kemudian, Kecamatan Barus melaporkan dua korban meninggal, sedangkan Kecamatan Sitahuis mencatat tujuh korban meninggal. Data korban luka, pengungsi, maupun korban hilang dari sebagian kecamatan masih menunggu pembaruan resmi.

Karena besarnya skala kerusakan, pemerintah menetapkan penanganan bencana di Tapanuli Tengah sebagai respons berskala nasional. Pemerintah memusatkan lokasi pengungsian di GOR Pandan. Selain itu, dapur umum telah dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan logistik ribuan pengungsi yang terus bertambah. (AK1)

Berita Terkait

Ustadz Ahmad Fauzi Lubis Apresiasi Satresnarkoba Pematangsiantar Ungkap Kasus Sabu 1 Kilogram
Wali Kota Wesly Silalahi Turun Langsung Bersihkan Drainase di Sibatu-batu Lewat Program Jumpa Berlian
PLN Gerak Cepat Pulihkan Kelistrikan Sumut Usai 12 Tower Transmisi Rusak Diterjang Angin Kencang
GOKIL, 1.015 Pelari dari 34 Negara Serbu Samosir di Trail of The Kings UTMB 2026
ForBINA Minta Konflik Pengolahan Gas Blok Andaman Diselesaikan Lewat Win-Win Solution
Indonesia Menang 3-0 atas Timor Leste, Bobby Nasution Optimistis Timnas U19 Hadapi Vietnam
Gibran Beri Dukungan untuk Museum Asmat, Program Sekolah Lapang Sagu Juga Jadi Perhatian
Polda Sumut Kerahkan 905 Personel Amankan Hari Kelima ASEAN U-19 Boys Championship 2026 di Deli Serdang

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:59 WIB

Ustadz Ahmad Fauzi Lubis Apresiasi Satresnarkoba Pematangsiantar Ungkap Kasus Sabu 1 Kilogram

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:08 WIB

Wali Kota Wesly Silalahi Turun Langsung Bersihkan Drainase di Sibatu-batu Lewat Program Jumpa Berlian

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:57 WIB

PLN Gerak Cepat Pulihkan Kelistrikan Sumut Usai 12 Tower Transmisi Rusak Diterjang Angin Kencang

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:12 WIB

GOKIL, 1.015 Pelari dari 34 Negara Serbu Samosir di Trail of The Kings UTMB 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:55 WIB

ForBINA Minta Konflik Pengolahan Gas Blok Andaman Diselesaikan Lewat Win-Win Solution

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:24 WIB

Gibran Beri Dukungan untuk Museum Asmat, Program Sekolah Lapang Sagu Juga Jadi Perhatian

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:55 WIB

Polda Sumut Kerahkan 905 Personel Amankan Hari Kelima ASEAN U-19 Boys Championship 2026 di Deli Serdang

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:43 WIB

Usai Perampokan Toko Emas, Pedagang Pasar Horas Desak Polisi Bertindak Cepat

Berita Terbaru