ATAPKOTA.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan percepatan bantuan sebagai prioritas utama pemerintah. Ia menyampaikan penegasan itu setelah meninjau posko pengungsian di GOR Pandan. Presiden juga berinteraksi langsung dengan warga terdampak untuk mengetahui kebutuhan mendesak.
Presiden menyebut bahwa pengiriman bantuan harus tiba lebih cepat, terutama ke wilayah yang masih terisolasi. Ia menilai percepatan distribusi menjadi kunci utama pemulihan awal. “Kita sekarang prioritas bagaimana segera kirim bantuan,” ucap Presiden.
Presiden menegaskan bahwa suplai BBM menjadi kebutuhan paling mendesak di lapangan. Ia memastikan listrik segera dipulihkan setelah petugas menyelesaikan perbaikan. “Ada beberapa desa terisolasi, insyaallah kita bisa tembus,” lanjutnya.
Dalam keterangannya di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Presiden juga menyampaikan apresiasi untuk seluruh instansi. Ia memuji kecepatan respons BNPB, TNI, Polri, serta unsur pemerintah lainnya sejak awal bencana. Menurutnya, sinergitas di lapangan terlihat sangat kuat.
“Saya sampaikan penghargaan kepada semua instansi yang bekerja keras,” kata Presiden. Ia menilai koordinasi antarinstansi berjalan efektif. Karena itu, proses penanganan dapat berlangsung lebih cepat dan lebih terarah.
Untuk mempercepat distribusi bantuan, pemerintah menggerakkan berbagai armada udara. Helikopter membantu menjangkau desa-desa sulit. Pesawat angkut berat Hercules memperkuat logistik dalam jumlah besar. Seluruh sumber daya, lanjut Presiden, akan terus dimaksimalkan.
Dengan teamwork yang baik, Presiden optimistis masyarakat segera terbantu. “Kita bisa segera memberi solusi-solusi kepada kesulitan rakyat,” tegasnya. Ia juga memastikan pemerintah selalu hadir dalam setiap langkah penanganan.
Presiden menyebut kondisi cuaca yang mulai membaik turut membantu percepatan operasi. Ia berharap situasi itu memperlancar mobilisasi logistik dan personel. Karena itu, ia mendorong seluruh petugas tetap menjaga kesiapsiagaan.
Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya antisipasi terhadap dampak perubahan iklim. Ia menilai pemerintah harus lebih siap menghadapi risiko baru di masa depan. “Pemerintah harus benar-benar berfungsi menjaga lingkungan,” tandasnya.
Presiden menutup dengan pesan kesiapsiagaan untuk seluruh daerah. Menurutnya, adaptasi iklim menjadi tuntutan yang tidak bisa ditunda. Ia memastikan pemerintah terus memperkuat mitigasi demi keselamatan masyarakat. (AK1)
































