ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Punguan Raja Panjaitan dan Boru (PRPB) Kota Pematangsiantar menunjukkan kepedulian nyata terhadap sesama dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dikumpulkan melalui kolekte peserta Perayaan Natal Panjaitan PRPB Tahun 2025, yang kemudian dikelola bersama oleh PRPB Kota Pematangsiantar dan Panitia Natal PRPB 2025.
Hal itu disampaikan Ketua Umum PRPB Kota Pematangsiantar, Edyson Panjaitan (Op. Abraham), didampingi Ketua Panitia Natal PRPB Tahun 2025, Kompol (Purn) Dolok Panjaitan, pada kegiatan pembubaran Panitia Natal PRPB 2025 yang berlangsung di Sekretariat PRPB Jalan D.I. Panjaitan, Kota Pematangsiantar, Minggu (11/1/2026).
Edyson Panjaitan menjelaskan, bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Utara sejak 24 November 2024 telah menimbulkan dampak besar, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Selatan.
Di Kabupaten Tapanuli Tengah, tercatat 56 kejadian bencana, terdiri dari 25 kejadian longsor dan 31 kejadian banjir. Dampak bencana tersebut mengakibatkan 691 orang menjadi korban, dengan rincian 18 orang luka berat, 575 orang luka ringan, 47 orang meninggal dunia, 664 orang mengungsi, serta 51 orang dilaporkan belum ditemukan.
Sementara itu, di Kabupaten Tapanuli Selatan tercatat 34 kejadian bencana, meliputi 20 kejadian longsor, 13 kejadian banjir, dan 1 kejadian pohon tumbang. Bencana tersebut menyebabkan 218 orang menjadi korban, dengan 5 orang luka berat, 138 orang luka ringan, 47 orang meninggal dunia, 5.482 orang mengungsi, serta 28 orang belum ditemukan.
Menurut Edyson, bantuan yang disalurkan PRPB Kota Pematangsiantar ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh kumpulan Marga Panjaitan di Indonesia untuk terus meningkatkan kepedulian kemanusiaan terhadap korban bencana alam.
“Ini adalah bentuk empati dan kepedulian kami terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana. Kami berharap semangat kemanusiaan ini terus tumbuh dan menjadi budaya di tengah keluarga besar Panjaitan,” ujarnya.
Secara terpisah, Ketua Panitia Natal PRPB Tahun 2025, Kompol (Purn) Dolok Panjaitan, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut telah disalurkan melalui transfer ke rekening PRPB Kabupaten Tapanuli Tengah sebesar Rp 8 juta dan PRPB Kabupaten Tapanuli Selatan sebesar Rp 2 juta pada 30 Desember 2025 lalu.
“Selanjutnya, PRPB di daerah masing-masing yang mengatur penyaluran bantuan langsung ke lokasi bencana,” jelas Dolok Panjaitan.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut diperuntukkan khusus bagi Marga Panjaitan dan Boru Panjaitan yang terdampak musibah bencana alam, serta menjadi bentuk kepedulian kemanusiaan PRPB Kota Pematangsiantar yang dinilai sebagai yang pertama menyalurkan bantuan dalam musibah tersebut. (HMS/red)



































