Banjir Bandang Bandung Barat, Wapres Pastikan Korban dan Pengungsi Terlayani

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:58 WIB

40135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat, Minggu 25 Januari 2026

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat, Minggu 25 Januari 2026

ATAPKOTA.COM, BANDUNG BARAT — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu, 25 Januari 2026, untuk meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang dipicu hujan berintensitas tinggi, sekaligus memastikan penanganan dan pemulihan berjalan optimal.

Wapres bersama rombongan terbatas berangkat dari Jakarta menuju Jawa Barat menggunakan Kereta Cepat Whoosh melalui Stasiun KCIC Halim menuju Stasiun KCIC Padalarang. Setibanya di Padalarang, Wapres melanjutkan perjalanan darat menuju Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Di lokasi bencana, Wapres meninjau langsung area terdampak banjir bandang dan longsor serta memastikan proses penanganan berjalan cepat, terpadu, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah hadir secara cepat di tengah masyarakat terdampak bencana, dengan mengutamakan keselamatan warga dan percepatan pemulihan wilayah.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres menekankan agar proses pencarian dan pertolongan korban dilaksanakan secara maksimal, serta kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi dengan baik.

Usai meninjau lokasi longsor, Wapres melanjutkan kunjungan ke Posko Pengungsian di Balai Desa Pasirlangu untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan langsung kepada para pengungsi. Pada kesempatan itu, Wapres menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi.

“Saya mohon maaf atas kejadian ini. Tim sudah turun semua ke lapangan dan kita upayakan semaksimal mungkin untuk pencarian korban,” ujar Wapres.

Wapres juga meminta jajaran terkait agar memberikan perhatian prioritas kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, dan penyandang disabilitas.

“Saya titip warga yang ada di pengungsian ini, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, dan difabel agar benar-benar diprioritaskan. Pastikan makan tiga kali sehari dan obat-obatan tersedia. Tim kesehatan harus siaga 24 jam,” tegasnya.

Selain itu, Wapres menginstruksikan pemerintah daerah agar memastikan bantuan disalurkan tepat sasaran, termasuk penanganan rumah warga yang rusak serta perencanaan relokasi dan perbaikan hunian, dengan tetap memperhatikan agar lokasi baru tidak terlalu jauh dari mata pencaharian warga.

“Rumah-rumah yang rusak akan diperbaiki. Jika perlu relokasi, mohon disosialisasikan dengan baik dan tidak terlalu jauh dari tempat asal serta sumber penghidupan warga,” kata Wapres.

Wapres juga menegaskan pentingnya penataan kembali lingkungan serta pengawasan terhadap alih fungsi lahan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Saat ini, Posko Pengungsian Balai Desa Pasirlangu menampung 230 jiwa, yang terbagi di dua lokasi, yakni ruang aula sebanyak 90 jiwa dan gedung olahraga (GOR) sebanyak 140 jiwa. Untuk mendukung kebutuhan konsumsi, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat telah mendirikan dapur umum di SD Negeri 1 Pasirlangu, yang berlokasi tidak jauh dari posko pengungsian.

Sebagai bagian dari penanganan terpadu lintas kementerian dan lembaga, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyampaikan bahwa pemerintah memprioritaskan penyelamatan jiwa serta perlindungan pengungsi.

“Kami mengutamakan penyelamatan jiwa. Operasi SAR dilakukan 24 jam nonstop karena masih ada puluhan warga yang dalam pencarian, bersamaan dengan perlindungan pengungsi dan pencegahan bencana susulan,” ujar Menko PMK.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa operasi pencarian dan pertolongan dikoordinasikan langsung oleh Basarnas dengan melibatkan ratusan personel gabungan serta dukungan sarana udara dan darat.

“Saat ini lebih dari 250 personel terlatih terlibat langsung dalam operasi SAR, didukung unsur udara berupa drone serta unsur darat. Operasi dilakukan bertahap demi keselamatan seluruh tim,” jelasnya.

Selain Basarnas, BNPB juga telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan kaji cepat serta pemetaan udara menggunakan drone. Untuk mengantisipasi potensi bencana susulan dan mendukung operasi pencarian, BNPB turut melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jawa Barat, termasuk kawasan Bandung Raya.

Sebagai informasi, banjir bandang disertai tanah longsor yang terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, di Kabupaten Bandung Barat akibat curah hujan tinggi mengakibatkan 11 korban jiwa, sementara 79 warga lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres turut didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, serta Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail.

Kunjungan kerja ini dilakukan untuk meninjau langsung kondisi wilayah terdampak, menyapa masyarakat, serta memastikan kebutuhan dasar para pengungsi—mulai dari logistik, layanan kesehatan, hingga hunian sementara—dapat terpenuhi dengan baik.

Usai menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan di Kabupaten Bandung Barat, Wapres dijadwalkan kembali ke Jakarta melalui Stasiun KCIC Padalarang. (*)

Berita Terkait

PLN UP3 Pematangsiantar Nyalakan 13 Sambungan Listrik Gratis dan Bagikan Sembako kepada Warga Simalungun
Jenazah Calon Prajurit TNI Diberangkatkan ke Nias Barat, Danrindam: Penyebab Kematian Belum Dapat Dipastikan
Wagub Sumut Surya Semangati Anak-anak Asrama Dinsos di Gunungsitoli, Ajak Raih Cita-cita Meski Penuh Keterbatasan
Gelar KRYD, Satreskrim Polres Simalungun Ajak Warga Perangi Premanisme, Judi, dan Narkoba
Jadi Pembina Upacara di SMPN 2, Wali Kota Wesly Tekankan Karakter, Integritas, dan Bahaya Narkoba
Polres Simalungun Ingatkan Orang Tua Dampingi Anak di Dunia Digital, Cegah Perundungan Siber
Presiden Prabowo: PT DSI Kelola Devisa US$10,5 Miliar, Perkuat Kendali Ekspor Nasional
Presiden Prabowo Tegaskan Digitalisasi Pemerintahan untuk Percepat Layanan Publik

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:54 WIB

PLN UP3 Pematangsiantar Nyalakan 13 Sambungan Listrik Gratis dan Bagikan Sembako kepada Warga Simalungun

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:50 WIB

Jenazah Calon Prajurit TNI Diberangkatkan ke Nias Barat, Danrindam: Penyebab Kematian Belum Dapat Dipastikan

Senin, 20 Juli 2026 - 22:41 WIB

Wagub Sumut Surya Semangati Anak-anak Asrama Dinsos di Gunungsitoli, Ajak Raih Cita-cita Meski Penuh Keterbatasan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:25 WIB

Gelar KRYD, Satreskrim Polres Simalungun Ajak Warga Perangi Premanisme, Judi, dan Narkoba

Senin, 20 Juli 2026 - 20:24 WIB

Jadi Pembina Upacara di SMPN 2, Wali Kota Wesly Tekankan Karakter, Integritas, dan Bahaya Narkoba

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

Presiden Prabowo: PT DSI Kelola Devisa US$10,5 Miliar, Perkuat Kendali Ekspor Nasional

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Digitalisasi Pemerintahan untuk Percepat Layanan Publik

Senin, 20 Juli 2026 - 19:25 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo Tekankan Amanat UUD 1945 dalam Pembangunan Nasional

Berita Terbaru