ATAPKOTA.COM, TAPTENG – Krisis air bersih masih membayangi sebagian warga Kabupaten Tapanuli Tengah setelah bencana alam melanda wilayah tersebut. Hingga Sabtu, 31 Januari 2026, Kepolisian Resor Tapanuli Tengah mulai menyalurkan bantuan fasilitas air bersih berupa tangki air kepada warga terdampak, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.
Bantuan tersebut berasal dari Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Base 1999 Parade 08 dan disalurkan melalui Polres Tapanuli Tengah. Total sebanyak 15 unit tangki air berkapasitas 1.000 liter per unit disiapkan untuk didistribusikan secara bertahap ke lokasi-lokasi yang mengalami gangguan akses air bersih.
Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., mengatakan penyaluran bantuan difokuskan pada wilayah yang saluran air bersihnya belum kembali berfungsi secara optimal pascabencana.
Hingga akhir Januari, personel Polres Tapanuli Tengah yang dipimpin KBO Satintelkam Ipda Junior Hutabarat, didukung personel Satuan Samapta, telah menyalurkan bantuan ke dua titik. Penyaluran pertama dilakukan pada Jumat, 30 Januari 2026, di Komplek Perumahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik. Penyaluran berikutnya dilaksanakan Sabtu, 31 Januari 2026, di Komplek Perumahan Bintang Lestari, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan.
“Penyaluran ini merupakan respons cepat atas permintaan masyarakat. Di kedua lokasi tersebut, warga masih mengalami kesulitan air bersih karena saluran PDAM belum berfungsi maksimal pascabencana,” ujar Alan Haikel dalam keterangannya.
Bantuan tangki air tersebut diharapkan dapat menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama untuk keperluan sanitasi dan air minum. Sejumlah warga menyambut positif langkah tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Polres Tapanuli Tengah serta Alumni Akpol 99 atas kepedulian yang ditunjukkan.
“Bantuan ini sangat membantu kami di masa pemulihan. Terima kasih kepada Kapolres dan jajaran yang hadir langsung menjawab kebutuhan warga,” kata salah seorang warga penerima bantuan.
Polres Tapanuli Tengah menyatakan penyaluran 13 unit tangki air lainnya akan terus dilanjutkan secara berkala, dengan prioritas pada wilayah yang hingga kini masih mengalami keterbatasan akses air bersih. (AP)
































