ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Senin, 2 Februari 2026.
Rakornas tersebut dihadiri langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta diikuti pimpinan lembaga negara, jajaran kementerian, para kepala daerah se-Indonesia, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam kegiatan itu, Wali Kota Wesly menyatakan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar siap mendukung serta mengimplementasikan seluruh kebijakan strategis nasional sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah.
“Arahan Presiden menjadi penguatan bagi kami di daerah untuk bekerja lebih fokus dan memastikan program-program pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Wesly.
Ia juga menegaskan komitmen Pemko Pematangsiantar untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, sekaligus menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah sebagai prasyarat utama pembangunan yang berkelanjutan.
Wesly hadir didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si., Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Alwi Andrian Lumbangaol, S.STP., M.Si., serta Plt. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Fadlan Syarkawi, S.STP.
Sebelumnya, dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah harus bekerja secara konkret, berorientasi pada hasil, serta berpihak pada kepentingan rakyat.
Prabowo mengingatkan agar setiap kebijakan dan program pembangunan tidak berhenti pada tahap perencanaan maupun seremonial semata, melainkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Presiden juga menekankan pentingnya swasembada pangan dan energi sebagai pilar kemandirian bangsa, termasuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, kepala daerah diminta menjaga kondusivitas wilayah sebagai fondasi keberhasilan pembangunan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih, serta menegaskan komitmen pemerintah agar tidak ada anak Indonesia yang tertinggal dari akses pendidikan melalui penguatan Sekolah Rakyat dan percepatan digitalisasi pendidikan interaktif.
Pemerintah pusat juga menempatkan hilirisasi sumber daya alam sebagai prioritas nasional, termasuk agenda hilirisasi tahun 2026, serta penanganan persoalan lingkungan melalui pembangunan fasilitas waste to energy di 34 kota dan penguatan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). (AP/red)
































