ATAPKOTA.COM, SUMUT – Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus memperluas peran kemanusiaannya, tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga pemulihan wilayah pascabencana dan pelestarian lingkungan. Di dua lokasi berbeda, Brimob hadir memastikan keselamatan warga, kelancaran pembangunan, serta kebersihan ruang publik.
Di Kabupaten Tapanuli Selatan, serangkaian kegiatan patroli, pembenahan posko, serta dukungan logistik dilaksanakan di sejumlah titik strategis Kecamatan Batang Toru pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danki-1 Penugasan AKP Antanius Tarigan, S.H., M.H. sebagai bagian dari pengamanan dan pendampingan pemulihan wilayah pascabencana.
Fokus kegiatan meliputi Posko Brimob Hapesong Lama, Desa Simatuhir, lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Napa, Desa Garoga, serta Desa Aek Ngadol. Kehadiran personel Brimob diarahkan untuk memastikan proses pembangunan hunian sementara dan hunian tetap berjalan aman, tertib, dan memberi rasa nyaman bagi masyarakat terdampak bencana.
Selain patroli pengamanan, Brimob juga mengoperasikan dapur lapangan, membenahi kamar mandi Posko Utama Garoga, serta melakukan perbaikan Posko 1 Aek Ngadol. Pembenahan fasilitas ini menjadi penopang penting bagi pelayanan kemanusiaan sekaligus operasional personel di lapangan.
Hasil kegiatan menunjukkan progres signifikan. Pembenahan kamar mandi Posko Utama Garoga dan Posko 1 Aek Ngadol telah mencapai sekitar 90 persen dan segera dapat digunakan. Patroli pengamanan pembangunan hunian sementara di Hapesong Lama mencakup 29 kopel atau 145 pintu, dengan sebagian unit telah rampung. Sementara itu, pembangunan Huntap di Desa Napa yang direncanakan sebanyak 200 pintu kini telah memasuki tahap pengecoran pondasi.
AKP Antanius Tarigan menegaskan bahwa kehadiran Brimob bukan semata soal keamanan, tetapi juga memastikan proses pemulihan berjalan berkelanjutan.
“Kami berupaya memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman selama proses pembangunan hunian pascabencana. Kehadiran Brimob adalah bentuk tanggung jawab kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Pada hari yang sama, di Kota Gunungsitoli, kepedulian Brimob juga diwujudkan melalui aksi lingkungan. Personel Kompi 4 Batalyon C Sat Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan pembersihan sampah di kawasan Pantai Pelabuhan Lama, salah satu ruang publik yang kerap dimanfaatkan masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kompi 4 Batalyon C, AKP Sanro Situngkir. Personel secara gotong royong membersihkan sampah plastik dan material lain yang menumpuk di sepanjang garis pantai, sebagai upaya menjaga kebersihan dan ekosistem pesisir.
Menurut AKP Sanro Situngkir, aksi lingkungan ini merupakan bagian dari komitmen Brimob untuk selalu hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan pembersihan pantai ini, kami ingin mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Pantai yang bersih akan menciptakan kenyamanan, kesehatan, dan berdampak positif bagi kehidupan sosial serta ekonomi warga sekitar,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan tersebut menegaskan peran Sat Brimob Polda Sumatera Utara sebagai kekuatan yang tidak hanya hadir dalam situasi krisis, tetapi juga konsisten mendampingi masyarakat dalam pemulihan pascabencana dan menjaga keberlanjutan lingkungan. (AP)
































