ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 57 Batalyon Adhi Wiratama menyerahkan bantuan pendidikan kepada 100 murid SD Negeri Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, pada Sabtu sore, 7 Februari 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak yang terdampak bencana di wilayah itu.
Paket bantuan pendidikan yang disalurkan berupa perlengkapan sekolah, terdiri atas 100 lusin buku tulis, 100 set alat tulis, serta 100 tas sekolah. Bantuan diserahkan langsung oleh perwakilan Alumni Akpol Angkatan 57 Batalyon Adhi Wiratama dari Polda Aceh.
Perwakilan alumni yang hadir antara lain Inspektur Dua (Ipda) Muhammad Irsyad Saleh, S.Tr.I.K.; Ipda Ghulaman Dzaki Bramantya, S.Tr.I.K.; Ipda Christofer Novieri Siregar, S.Tr.I.K.; Ipda Rahardian Oka Ariwibowo, S.Tr.I.K.; serta Ipda Andos Samuel Ondihon Sitorus, S.Tr.I.K.
Ipda Christofer Novieri Siregar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan alumni Akpol Angkatan 57 terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya anak-anak usia sekolah.
“Bantuan ini kami serahkan sebagai wujud empati dan kebersamaan, sekaligus untuk meringankan beban anak-anak SD Negeri Pante Rambong yang terdampak bencana. Kami berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan dasar sekolah agar mereka tetap bisa belajar,” ujar Christofer.
Ia menambahkan, kebutuhan perlengkapan sekolah menjadi salah satu hal paling mendesak bagi anak-anak di tengah situasi darurat pascabencana. Menurut dia, keterbatasan fasilitas pendidikan berpotensi mengganggu proses belajar anak jika tidak segera ditangani.
Christofer juga menegaskan komitmen Alumni Akpol Angkatan 57 Batalyon Adhi Wiratama untuk terus terlibat dalam kegiatan kemanusiaan sebagai bagian dari nilai pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Kami berharap masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, serta kondisi wilayah bencana dapat segera pulih. Kepedulian dan kebersamaan ini semoga menjadi penguat di tengah situasi sulit,” katanya.
Selain penyerahan bantuan, ratusan murid SD Negeri Pante Rambong juga mengikuti kegiatan pemulihan psikososial (trauma healing). Anak-anak diajak bermain, bernyanyi, dan mengikuti aktivitas edukatif bersama para alumni untuk membantu mengurangi rasa takut serta trauma akibat bencana yang mereka alami. (HAS/red)
































