Dari Kelas D ke C, Nias Barat Disiapkan Dokter Spesialis

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:59 WIB

40134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bobby meninjau pembangunan RSUD Pratama Nias Barat di Jalan Budi Utomo, Desa Onolimbu, Kabupaten Nias Barat, Kamis (12/2/2026).

Bobby meninjau pembangunan RSUD Pratama Nias Barat di Jalan Budi Utomo, Desa Onolimbu, Kabupaten Nias Barat, Kamis (12/2/2026).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menyiapkan lima dokter untuk menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) guna memperkuat layanan di RSUD Pratama Nias Barat. Beasiswa tersebut diberikan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution sebagai bagian dari strategi jangka menengah dan panjang peningkatan layanan kesehatan di wilayah kepulauan.

Langkah itu disampaikan Bobby usai meninjau pembangunan RSUD Pratama Nias Barat di Jalan Budi Utomo, Desa Onolimbu, Kabupaten Nias Barat, Kamis (12/2/2026). Menurutnya, kebutuhan dokter spesialis menjadi prioritas seiring peningkatan status rumah sakit dari kelas D menjadi kelas C.

“Kami sudah membahas ini dengan Pak Bupati untuk jangka menengah dan panjang. Saat ini lima dokter sedang disekolahkan mengambil spesialis dan nantinya akan ditempatkan di sini. Ditambah ada dua dokter yang mandiri,” ujar Bobby.

RSUD Pratama Nias Barat termasuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) nasional. Pemerintah pusat membenahi infrastruktur rumah sakit tersebut, termasuk pembangunan gedung tiga lantai dan penambahan fasilitas penunjang. Namun, peningkatan kelas rumah sakit tidak hanya bergantung pada fisik bangunan, melainkan juga ketersediaan sumber daya manusia dan peralatan medis.

Pemprov Sumut memproyeksikan lima dokter tersebut akan mengisi kebutuhan spesialis untuk penyakit dengan angka kematian tertinggi, seperti stroke, jantung, kanker, gagal ginjal, serta layanan kesehatan ibu dan anak.

Bobby memastikan progres pembangunan gedung berjalan sesuai jadwal, meski distribusi material sempat terganggu akibat banjir dan longsor pada akhir 2025.

“Belum ada deviasi atau minus. Penambahan yang ada dalam adendum masih bisa dikejar dan diselesaikan tepat waktu,” katanya.

Bagi warga Nias Barat, peningkatan layanan ini menjadi harapan baru. Selama ini, pasien dengan penyakit kronis harus dirujuk ke RSUD dr. M. Thomsen Nias di Gunungsitoli, yang berjarak sekitar dua jam perjalanan darat.

“Syukur sekali kalau nanti sudah selesai, dokternya dan alatnya lengkap. Jadi tidak perlu lagi ke Gunungsitoli. Sampai sana pun sering harus mengantre lama,” kata Herman Halawa, salah seorang pasien.

Peningkatan kelas rumah sakit di daerah kepulauan seperti Nias Barat menjadi ujian pemerataan layanan kesehatan di Sumatera Utara. Infrastruktur yang memadai tanpa dukungan tenaga medis spesialis berisiko tidak optimal. Sebaliknya, keberadaan dokter tanpa fasilitas penunjang juga tidak cukup.

Turut mendampingi peninjauan tersebut Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, Direktur RSUD Pratama Nias Barat Wirasto Gulo, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, RSUD Pratama Nias Barat diharapkan tak lagi sekadar rumah sakit rujukan awal, melainkan pusat layanan kesehatan spesialistik yang mampu menekan angka rujukan keluar daerah—dan, pada akhirnya, menekan risiko kematian akibat keterlambatan penanganan. (AP/red)

Berita Terkait

Warga Tomuan Keluhkan Asap Diduga dari Pabrik PT SSU, DPRD Pematangsiantar Janji Cek Lokasi
Sabu 13,25 Gram Disimpan dalam Kaus Kaki, Pria di Dairi Diamankan Polisi
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Raih Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI
Dua Pelajar Asal Toba Kembali dari Paskibraka Nasional, Pj Sekdaprov Sumut Beri Apresiasi
Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap Ikut Lomba Nasi Goreng, Semarak Kemerdekaan Pemko Medan Makin Meriah
Ketua LSM CAPA Aceh Tantang Konsultan Pengawas Buktikan Spesifikasi Rehabilitasi SDN Dring Tujoh Nagan Raya
Disdamkarmat Pematangsiantar Kerahkan 15 Unit Pemadam Atasi Kebakaran Ruko di Jalan Bandung
Dinas Kominfo Medan Raih Juara II Lomba Pidato POV Wali Kota di HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Warga Tomuan Keluhkan Asap Diduga dari Pabrik PT SSU, DPRD Pematangsiantar Janji Cek Lokasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Sabu 13,25 Gram Disimpan dalam Kaus Kaki, Pria di Dairi Diamankan Polisi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Raih Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Dua Pelajar Asal Toba Kembali dari Paskibraka Nasional, Pj Sekdaprov Sumut Beri Apresiasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap Ikut Lomba Nasi Goreng, Semarak Kemerdekaan Pemko Medan Makin Meriah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Disdamkarmat Pematangsiantar Kerahkan 15 Unit Pemadam Atasi Kebakaran Ruko di Jalan Bandung

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Dinas Kominfo Medan Raih Juara II Lomba Pidato POV Wali Kota di HUT ke-81 RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Lima Ruko di Jalan Bandung Pematangsiantar Terbakar, Api Padam Setelah Lebih dari 4 Jam

Berita Terbaru