ATAPKOTA.COM, MALANG – Upaya menjaga kebersihan kawasan wisata pesisir kembali digelar di Pantai Balekambang, Kabupaten Malang, pada Jumat, 13 Februari 2026. Sekitar 600 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat mengikuti Apel Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dirangkai dengan aksi bersih-bersih pantai.
Kegiatan berlangsung di kawasan Pantai Balekambang, Dusun Sumberjambe, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, sejak pukul 08.00 hingga 09.40 WIB. Apel dipimpin Mayor Czi Sultoni selaku Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0818/Kabupaten Malang–Batu. Komandan Kodim 0818/Kabupaten Malang–Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, S.Hub.Int., M.I.P., bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Bupati Malang H. Sanusi, Kepala Bagian Operasi Polres Malang Kompol Arianto, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang Muis Ari Guntoro, para kepala organisasi perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Malang, jajaran Danramil Kodim 0818, Kapolsek Bantur AKP Totok S., Camat Bantur Bayu Jatmiko, S.STP., M.Si., serta Kepala Desa Srigonco Didit.
Apel diawali dengan penyerahan alat kebersihan kepada peserta, kemudian dilanjutkan sambutan pimpinan apel. Dalam keterangannya, Mayor Sultoni menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Gerakan ASRI yang bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan wisata.
Pantai Balekambang dipilih karena menjadi salah satu destinasi wisata utama di Kabupaten Malang. Aktivitas pariwisata yang tinggi berbanding lurus dengan potensi timbulan sampah, terutama plastik sekali pakai yang berisiko mencemari pesisir dan ekosistem laut.
Seusai apel yang berakhir sekitar pukul 08.20 WIB, peserta menyebar membersihkan area pantai dari berbagai jenis sampah. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan berakhir pada pukul 09.40 WIB.
Gerakan ASRI diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan berlanjut pada perubahan perilaku pengunjung dan pengelola wisata. Upaya pengurangan sampah, khususnya plastik, menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir sebagai ruang ekonomi sekaligus ruang ekologis. (Arifpin setro)
































