Seorang Warga Jadi Korban Modus pinjaman online Via Whatsapp yang Catut Nama BRI

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 21:52 WIB

40474 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nomor Pelaku yang bertuliskan Direktur Utama dan menggunakan Logo BRI (Kiri), Bukti Transfer dengan tampilan pending (Tengah), Bukti percakapan di Whatsapp antara Korban dan Diduga Pelaku yang mencatut nama Bank BRI (kanan) (Foto : Atapkota.com/Hasbi)

Nomor Pelaku yang bertuliskan Direktur Utama dan menggunakan Logo BRI (Kiri), Bukti Transfer dengan tampilan pending (Tengah), Bukti percakapan di Whatsapp antara Korban dan Diduga Pelaku yang mencatut nama Bank BRI (kanan) (Foto : Atapkota.com/Hasbi)

ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Seorang warga Desa Darul Aman, Kecamatan Darul Aman, berinisial H mengaku mengalami dugaan penipuan berkedok pinjaman online yang mencatut nama Bank Rakyat Indonesia. Peristiwa itu disampaikan korban kepada media pada Senin (23 Februari 2026).

H menuturkan, ia mengajukan pinjaman sebesar Rp 50 juta melalui layanan yang mengaku terhubung dengan Bank BRI. Ia berkomunikasi melalui WhatsApp dengan nomor 0851-3664-7347. Namun, alih-alih menerima pencairan dana, ia justru diminta mentransfer sejumlah uang dengan berbagai alasan.

Korban mengatakan, pada tahap awal ia diminta mengirim Rp 100.000,- dengan alasan biaya administrasi. Setelah transfer dilakukan, dana pinjaman tidak kunjung cair.

Beberapa waktu kemudian, ia kembali diminta mentransfer Rp 650.000,-  dengan alasan biaya kontrak agar proses pencairan dapat dilakukan. “Katanya bukan penipuan, tapi server yang mengerjakan pencairan. Tapi setelah uang dikirim, tetap tidak ada pencairan,” ujar H saat ditemui Senin Sore.

H memperkirakan total kerugian yang dialaminya sekitar Rp 400.000,-. Setelah transfer dilakukan, nomor tersebut tidak lagi merespons panggilan maupun pesan.

Dalam percakapan yang ditunjukkan korban, seseorang yang mengaku sebagai “redaktur BRI” bernama Muhammad Rivaldi menyatakan bahwa proses pencairan dilakukan oleh sistem server, bukan oleh pihak yang berkomunikasi langsung dengan korban.

Namun, dalam praktik perbankan resmi, pencairan pinjaman tidak pernah mensyaratkan nasabah mentransfer dana terlebih dahulu ke rekening pribadi atau nomor tertentu. Pengajuan pinjaman di Bank Rakyat Indonesia dilakukan melalui kantor cabang resmi maupun aplikasi dan kanal digital resmi milik bank.

Modus yang dilaporkan korban memiliki sejumlah ciri yang patut diwaspadai, antara lain:

  • Mengatasnamakan bank atau lembaga resmi.
  • Menggunakan komunikasi pribadi melalui WhatsApp.
  • Meminta transfer dana dengan alasan biaya administrasi, kontrak, atau kendala sistem.
  • Tidak memberikan dokumen resmi atau akses ke kanal resmi perbankan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BRI terkait dugaan pencatutan nama tersebut. (Hsb/red)

 

Berita Terkait

Penghargaan iNews TV untuk Aceh Barat Daya, Rifqi Maulana Apresiasi Kinerja Safaruddin
Sambutan Warga Jombang Iringi Perjalanan Presiden Prabowo Menuju Muktamar NU
Presiden Prabowo Tegaskan Peran Strategis NU dalam Menjaga Stabilitas dan Masa Depan Bangsa
Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
Proyek Drainase Jalan Pdt. J.W. Saragih Disorot, APD Pekerja dan Campuran Material Dipertanyakan
Wabup Asahan Dukung Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf untuk Perkuat Kepastian Hukum
Kurang dari 24 Jam, Polda Sumut Ungkap Dugaan Perampokan dan Pembunuhan Driver Taksi Online
Bupati Asahan Ikuti Rakor Stunting Regional Sumatera, Minta Program Tepat Sasaran

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:55 WIB

Penghargaan iNews TV untuk Aceh Barat Daya, Rifqi Maulana Apresiasi Kinerja Safaruddin

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Sambutan Warga Jombang Iringi Perjalanan Presiden Prabowo Menuju Muktamar NU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Peran Strategis NU dalam Menjaga Stabilitas dan Masa Depan Bangsa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:35 WIB

Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Proyek Drainase Jalan Pdt. J.W. Saragih Disorot, APD Pekerja dan Campuran Material Dipertanyakan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polda Sumut Ungkap Dugaan Perampokan dan Pembunuhan Driver Taksi Online

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Bupati Asahan Ikuti Rakor Stunting Regional Sumatera, Minta Program Tepat Sasaran

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Wabup Asahan Buka Festival Layang-Layang, 42 Peserta Perebutkan Piala Bupati

Berita Terbaru