Prabowo Bangun Forum Konsolidasi Nasional, Antisipasi Dampak Geopolitik Dunia

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 08:30 WIB

40157 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menggelar acara silaturahmi dan diskusi bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa malam, 3 Maret 2026.

Presiden Prabowo Subianto menggelar acara silaturahmi dan diskusi bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa malam, 3 Maret 2026.

ATAPKOTA.COM JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto membangun ruang dialog nasional dengan mengundang sejumlah tokoh politik dan pemimpin lintas generasi ke Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa, 3 Maret 2026, itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konsolidasi nasional dalam merespons dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Ketua Umum Partai Golongan Karya Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah berupaya mengantisipasi berbagai dampak perkembangan global terhadap stabilitas nasional.

“Semuanya ini kita lakukan dalam rangka bagaimana mendorong agar kejadian di global itu bisa kita antisipasi untuk mengamankan negara kita,” kata Bahlil kepada awak media di lingkungan Istana.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo berdiskusi bersama sejumlah tokoh bangsa yang terdiri dari mantan presiden, mantan wakil presiden, mantan menteri luar negeri, serta para ketua umum partai politik. Diskusi menyoroti perkembangan geopolitik dunia sekaligus kesiapan Indonesia menghadapi berbagai kemungkinan dampaknya.

Bahlil menilai langkah pemerintah tersebut menunjukkan kesiapan Indonesia dalam mengantisipasi dinamika global yang dapat memengaruhi stabilitas nasional.

“Kami dari partai politik sangat memahami posisi yang dilakukan oleh Bapak Presiden, termasuk langkah-langkah antisipasi yang sedang disiapkan pemerintah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera Almuzzammil Yusuf menilai keputusan Indonesia untuk bergabung dalam inisiatif Board of Peace (BoP) merupakan pilihan strategis dalam merespons situasi global saat ini.

“Penjelasan Presiden menunjukkan bahwa pilihan yang diambil merupakan opsi paling memungkinkan dari berbagai alternatif yang ada, meskipun bukan pilihan ideal,” kata Almuzzammil.

Ia juga menyoroti situasi konflik di Timur Tengah, khususnya ketegangan antara Iran dan Israel. Menurutnya, pemerintah telah mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas nasional di tengah potensi krisis global.

“Intinya pada kesiapan pertahanan kita dalam menghadapi krisis. Presiden menjelaskan tentang kesiapan pangan, energi, dan pentingnya dialog di tingkat elite nasional,” ujarnya.

Pertemuan yang berlangsung sekitar empat jam itu menjadi upaya pemerintah menyatukan pandangan para tokoh nasional dalam menghadapi tantangan global. Pemerintah berharap forum tersebut dapat memperkuat kolaborasi dan solidaritas nasional dalam menjaga stabilitas politik, ekonomi, dan keamanan negara. (Edo/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru