Belum Kantongi Sertifikat Higiene, 252 SPPG di Sumut Ditutup

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:05 WIB

40326 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Sebanyak 252 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Sumatera Utara dihentikan sementara operasionalnya karena belum memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah pengawasan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah.

Keputusan penghentian sementara itu mulai diberlakukan pada 9 Maret 2026 setelah hasil pemantauan menunjukkan ratusan dapur penyedia makanan dalam program tersebut belum melengkapi kewajiban administrasi dan standar sanitasi yang ditetapkan.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I, Harjito, mengatakan langkah tersebut diambil untuk memastikan setiap dapur yang terlibat dalam program MBG memenuhi standar keamanan pangan.

“Suspend ini merupakan langkah korektif agar seluruh dapur yang beroperasi benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan,” ujar Harjito di Jakarta, Sabtu, 7 Maret 2026.

Menurut dia, setiap SPPG yang telah beroperasi lebih dari 30 hari wajib mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi melalui dinas kesehatan setempat. Sertifikat tersebut menjadi syarat penting untuk memastikan proses pengolahan makanan memenuhi standar kebersihan dan keselamatan bagi masyarakat penerima manfaat program.

Data pemantauan hingga 7 Maret 2026 pukul 11.00 WIB menunjukkan bahwa jumlah dapur MBG yang belum mendaftarkan SLHS di wilayah Sumatera mencapai 492 unit. Dari jumlah tersebut, provinsi dengan jumlah terbanyak berada di Sumatera Utara dengan 252 dapur.

Provinsi lain yang juga tercatat memiliki dapur MBG belum terdaftar antara lain Lampung sebanyak 77 dapur, Aceh 76 dapur, Sumatera Barat 69 dapur, Riau 9 dapur, Kepulauan Riau 5 dapur, serta Bengkulu 4 dapur.

Sementara itu, tiga provinsi lain—Jambi, Sumatera Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung—tidak tercatat memiliki dapur yang belum melakukan pendaftaran SLHS.

Harjito menegaskan bahwa kebijakan penutupan sementara ini tidak bersifat permanen. Pengelola dapur masih diberikan kesempatan untuk segera melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.

“Setelah proses pendaftaran dan verifikasi SLHS selesai, operasional dapur dapat kembali dibuka,” katanya.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah. Karena menyangkut kesehatan publik, pemerintah menilai standar keamanan pangan harus menjadi prioritas utama.

Pemerintah juga mengimbau seluruh pengelola SPPG yang terdampak untuk segera berkoordinasi dengan dinas kesehatan daerah agar proses pendaftaran dan verifikasi sertifikat dapat dipercepat. (Edo/red)

Berita Terkait

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo
Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat
Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba
Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi
Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan
Belacan Khas Asahan Ditargetkan Tembus Pasar Thailand, Pemkab Siapkan Dukungan untuk UMKM
Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana
Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Siapkan Modal Usaha bagi 50 Warga

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 23:37 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 23:32 WIB

Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 22:35 WIB

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Kamis, 3 September 2026 - 21:00 WIB

Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Siapkan Modal Usaha bagi 50 Warga

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Wabup Simalungun Minta Pasar Lokal Dilibatkan dalam Rantai Pasok Program MBG

Berita Terbaru