Relaksasi KUR Disiapkan untuk UMKM Terdampak Bencana di Sumatera

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:05 WIB

40174 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, pada Rabu (11 Maret 2026).

Rapat koordinasi di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, pada Rabu (11 Maret 2026).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah pusat menyiapkan sejumlah program pemulihan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak bencana di Sumatera Utara. Salah satu langkah yang direncanakan adalah pemberian relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera. Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, pada Rabu (11 Maret 2026).

Menindaklanjuti rencana tersebut, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mempercepat proses sinkronisasi data UMKM antara pemerintah daerah, perbankan, dan pemerintah pusat. Ia menargetkan proses validasi data dapat rampung sebelum akhir Maret 2026 agar program bantuan segera direalisasikan.

“Dalam satu minggu ini kita memastikan seluruh data dari pemerintah daerah, perbankan, Himbara, dan kementerian dapat disinkronkan. Sebelum tanggal 31 Maret harus sudah final agar program ini bisa segera dirasakan masyarakat,” kata Bobby usai rapat koordinasi penyaluran KUR pascabencana tersebut.

Dalam rapat yang turut dihadiri Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman, Bobby menjelaskan bahwa banyak pelaku UMKM di wilayah terdampak bencana tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga mengalami kerusakan pada lokasi usaha dan peralatan produksi.

Menurutnya, kerusakan fasilitas usaha menjadi salah satu persoalan utama setelah kerusakan bangunan rumah warga.

“Selain tempat tinggal, banyak juga tempat usaha yang terdampak. Peralatan produksi juga rusak. Namun saat ini aktivitas ekonomi di wilayah terdampak mulai bangkit kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang dinilai aktif memperhatikan kondisi pelaku UMKM terdampak bencana.

Ia menyampaikan bahwa secara nasional terdapat sekitar 193 ribu pelaku usaha atau debitur yang terdampak bencana di tiga provinsi. Dari jumlah tersebut, sekitar 44 ribu debitur berada di wilayah Sumatera Utara.

Meski demikian, Maman sepakat dengan langkah Gubernur Bobby Nasution untuk melakukan sinkronisasi data lebih lanjut karena jumlah tersebut diperkirakan masih dapat bertambah.

Menurutnya, proses pemetaan masih berlangsung hingga 31 Maret 2026.

Pemerintah juga menyiapkan sejumlah skema relaksasi bagi debitur terdampak bencana. Program tersebut meliputi masa tenggang pembayaran (grace period), perpanjangan masa pinjaman, restrukturisasi kredit, hingga keringanan suku bunga.

“Tahun ini suku bunga KUR bagi pelaku UMKM terdampak bencana akan dihapuskan sehingga menjadi 0 persen. Pada tahun berikutnya akan diberlakukan kembali dengan bunga sekitar 3 persen,” kata Maman.

Ia menambahkan bahwa pihak perbankan juga akan melakukan identifikasi terhadap debitur UMKM yang benar-benar tidak memiliki kemampuan membayar, sekaligus memetakan pelaku usaha yang masih memiliki kapasitas untuk melanjutkan pembayaran kredit.

Program relaksasi tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM terdampak bencana untuk memulihkan usaha mereka sekaligus menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi di daerah. (AK1/red)

Berita Terkait

Ustadz Ahmad Fauzi Lubis Apresiasi Satresnarkoba Pematangsiantar Ungkap Kasus Sabu 1 Kilogram
Wali Kota Wesly Silalahi Turun Langsung Bersihkan Drainase di Sibatu-batu Lewat Program Jumpa Berlian
PLN Gerak Cepat Pulihkan Kelistrikan Sumut Usai 12 Tower Transmisi Rusak Diterjang Angin Kencang
GOKIL, 1.015 Pelari dari 34 Negara Serbu Samosir di Trail of The Kings UTMB 2026
ForBINA Minta Konflik Pengolahan Gas Blok Andaman Diselesaikan Lewat Win-Win Solution
Indonesia Menang 3-0 atas Timor Leste, Bobby Nasution Optimistis Timnas U19 Hadapi Vietnam
Gibran Beri Dukungan untuk Museum Asmat, Program Sekolah Lapang Sagu Juga Jadi Perhatian
Polda Sumut Kerahkan 905 Personel Amankan Hari Kelima ASEAN U-19 Boys Championship 2026 di Deli Serdang

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:59 WIB

Ustadz Ahmad Fauzi Lubis Apresiasi Satresnarkoba Pematangsiantar Ungkap Kasus Sabu 1 Kilogram

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:08 WIB

Wali Kota Wesly Silalahi Turun Langsung Bersihkan Drainase di Sibatu-batu Lewat Program Jumpa Berlian

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:57 WIB

PLN Gerak Cepat Pulihkan Kelistrikan Sumut Usai 12 Tower Transmisi Rusak Diterjang Angin Kencang

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:12 WIB

GOKIL, 1.015 Pelari dari 34 Negara Serbu Samosir di Trail of The Kings UTMB 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:55 WIB

ForBINA Minta Konflik Pengolahan Gas Blok Andaman Diselesaikan Lewat Win-Win Solution

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:24 WIB

Gibran Beri Dukungan untuk Museum Asmat, Program Sekolah Lapang Sagu Juga Jadi Perhatian

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:55 WIB

Polda Sumut Kerahkan 905 Personel Amankan Hari Kelima ASEAN U-19 Boys Championship 2026 di Deli Serdang

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:43 WIB

Usai Perampokan Toko Emas, Pedagang Pasar Horas Desak Polisi Bertindak Cepat

Berita Terbaru