ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Personel Pos Pengamanan (Pos Pam) Simpang Tiga Tele, Polres Samosir, membantu evakuasi kendaraan wisatawan yang mogok di jalur perbukitan Tele, Jumat, sekitar pukul 11.30 WIB.
Peristiwa itu bermula saat petugas yang bertugas dalam Operasi Ketupat Toba 2026 menerima laporan dari pengunjung mengenai sebuah mobil yang berhenti di tengah tanjakan kawasan Tele. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
Di lokasi, petugas menemukan satu unit Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi BK 1099 KK yang dikemudikan D. Simanungkalit, warga Medan.
Pengemudi bersama keluarganya saat itu hendak kembali ke Medan melalui jalur darat. Namun, saat melintasi tanjakan, kendaraan tiba-tiba mati dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi kendaraan, termasuk sistem pengereman. Setelah memastikan rem berfungsi baik, petugas bersama penumpang mendorong kendaraan untuk memutar arah kembali menuju kawasan yang lebih aman di Pulau Samosir.
Selanjutnya, petugas memberikan pengawalan hingga kendaraan tiba di Simpang Limbong dan diarahkan ke bengkel terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan teknisi menunjukkan kendaraan mengalami kerusakan pada bagian kopling, sehingga tidak mampu menanjak.
Pelaksana Tugas Kepala Seksi Humas Polres Samosir, Brigpol Gunawan Situmorang, mengimbau masyarakat agar memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama saat melintasi jalur perbukitan.
“Kami mengimbau pengemudi memastikan kendaraan dalam kondisi baik dan tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pengemudi untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur berkelok dengan penerangan terbatas di kawasan Samosir.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Ferry Walintukan, menyatakan kehadiran personel di lapangan tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga memberikan bantuan langsung kepada masyarakat.
Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk memastikan perjalanan masyarakat, khususnya wisatawan dan pemudik, berlangsung aman selama Operasi Ketupat Toba 2026. (AP/red)

































