Rakor Stunting 2026 Digelar, Pemkab Simalungun Targetkan Generasi Bebas Gizi Kronis

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:00 WIB

40183 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Simalungun menggelar Rakor Percepatan Penanganan Stunting 2026.

Pemkab Simalungun menggelar Rakor Percepatan Penanganan Stunting 2026.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus memperkuat langkah percepatan penanganan stunting melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan dan Pelaporan Aksi Konvergensi Penanganan Stunting Tahun 2026 yang digelar di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Selasa (12/5/2026).

Rakor tersebut menjadi forum penyatuan komitmen seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat pelaksanaan program penanganan stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan di Kabupaten Simalungun.

Kegiatan dibuka Sekretaris Bapperida, Lina Oletta Damanik, yang hadir mewakili Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan stunting masih menjadi persoalan serius yang harus ditangani secara menyeluruh karena berdampak terhadap kualitas kesehatan dan perkembangan anak di masa depan.

Menurutnya, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan anak.

“Penanganan stunting harus dilakukan secara konvergensi, holistik, dan tepat sasaran melalui kerja sama seluruh pihak,” ujar Lina Oletta Damanik saat membacakan sambutan Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya lima aksi utama dalam percepatan penanganan stunting, yakni analisis situasi, penyusunan rencana kegiatan, penguatan pelaksanaan program, evaluasi hasil, serta penyusunan regulasi dan kebijakan pendukung.

Selain itu, Tim Satuan Tugas (Satgas) dan petugas pelaporan diminta bekerja lebih optimal, tertib administrasi, serta inovatif dalam memastikan program penanganan stunting masuk ke dalam dokumen perencanaan desa.

Dalam kesempatan itu, Hotdiaman Saragih menyampaikan rakor tersebut bertujuan memperkuat komitmen lintas sektor, menyelaraskan peran setiap perangkat daerah, serta memastikan ketepatan pelaporan melalui sistem Bangda.

Sementara itu, narasumber dari Bapperida, Ober Damanik, menegaskan pentingnya aksi nyata di lapangan menjelang evaluasi tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.

Ia meminta Dinas Kesehatan memperkuat pengawasan terhadap pelaporan dari seluruh puskesmas agar data yang disampaikan tetap akurat dan tepat waktu.

Di sisi lain, perwakilan Dinas Kesehatan, Yeli F. Purba, mengungkapkan penanganan stunting di Kabupaten Simalungun sejauh ini berjalan cukup baik, meski masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Beberapa tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan insentif kader, kerusakan alat ukur di 1.333 Posyandu, rendahnya partisipasi masyarakat, hingga distribusi makanan tambahan yang belum sepenuhnya optimal.

Seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan penyusunan strategi lanjutan guna memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Simalungun.

Pemkab Simalungun berharap sinergi seluruh pihak dapat mendorong terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang. (AP/red)

Berita Terkait

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Digelar 13 September, Hadiah Total Rp 100 Juta
5.417 Desa di Sumut Dipetakan Lewat Indeks Desa, Pemprov Dorong Desa Tertinggal Naik Kelas
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Driver Online, Dua Tersangka Disebut Butuh Uang Beli Sabu
Penghargaan iNews TV untuk Aceh Barat Daya, Rifqi Maulana Apresiasi Kinerja Safaruddin
Sambutan Warga Jombang Iringi Perjalanan Presiden Prabowo Menuju Muktamar NU
Presiden Prabowo Tegaskan Peran Strategis NU dalam Menjaga Stabilitas dan Masa Depan Bangsa
Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
Proyek Drainase Jalan Pdt. J.W. Saragih Disorot, APD Pekerja dan Campuran Material Dipertanyakan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Digelar 13 September, Hadiah Total Rp 100 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:15 WIB

5.417 Desa di Sumut Dipetakan Lewat Indeks Desa, Pemprov Dorong Desa Tertinggal Naik Kelas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Driver Online, Dua Tersangka Disebut Butuh Uang Beli Sabu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:55 WIB

Penghargaan iNews TV untuk Aceh Barat Daya, Rifqi Maulana Apresiasi Kinerja Safaruddin

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Sambutan Warga Jombang Iringi Perjalanan Presiden Prabowo Menuju Muktamar NU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:35 WIB

Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Proyek Drainase Jalan Pdt. J.W. Saragih Disorot, APD Pekerja dan Campuran Material Dipertanyakan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Wabup Asahan Dukung Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf untuk Perkuat Kepastian Hukum

Berita Terbaru