Konfirmasi SPPBE NIJ Alam Lestari Terkendala, Akiang Beri Dua Keterangan Berbeda soal Keberadaannya

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:09 WIB

4035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok Akiang saat duduk dan diapit wartawan.

Sosok Akiang saat duduk dan diapit wartawan.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Upaya sejumlah wartawan memperoleh konfirmasi langsung dari manajemen SPPBE PT Nusa Indah Jaya (NIJ) Alam Lestari di Pematang Kerasaan, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, belum membuahkan pertemuan dengan pihak manajemen. Dalam proses tersebut, wartawan justru menemukan sejumlah informasi mengenai keberadaan seorang pria bernama Erdin/Erwin di kawasan perusahaan.

Tim ATAPKOTA.COM bersama tiga wartawan dari media lain mendatangi lokasi untuk meminta klarifikasi terkait informasi mengenai dugaan ketidaksesuaian berat isi tabung LPG, penerapan K3, Kesehatan lingkungan, Segel tabung gas 3 Kg yang longar sekaligus silahturahmi. Setelah mengisi buku tamu dan menyampaikan maksud kedatangan, petugas keamanan tidak mengizinkan wartawan memasuki area kantor.

Wartawan kemudian meminta agar dapat bertemu dengan manajer perusahaan. Petugas keamanan menyampaikan bahwa pejabat yang berada di lokasi saat itu merupakan wakil manajer dan tidak memiliki pejabat manajer.

Permintaan untuk bertemu dengan wakil manajer pun disampaikan. Namun, beberapa saat kemudian, petugas keamanan kembali menemui wartawan dan menyampaikan bahwa wakil manajer sedang memiliki kesibukan sehingga belum dapat menerima konfirmasi secara langsung.

Di tengah upaya memperoleh keterangan tersebut, wartawan melihat seorang pria yang kemudian diketahui bernama Erdin/Erwin berada di kawasan SPPBE.

Ketika ditanya mengenai statusnya, Erwin/ herdin pada awalnya membantah sebagai pemilik SPPBE PT NIJ Alam Lestari.

“Bukan aku pemiliknya ini. Aku hanya kebetulan diantar kawan dan singgah di sini,” ujar Akiang.

Wartawan kemudian meminta penjelasan kepada petugas keamanan mengenai identitas pria tersebut. Petugas membenarkan bahwa pria yang dimaksud dikenal dengan nama Akiang dan salah satu bos dilokasi kawasan SPPBE tersebut. lalu wartawan sambangi yang disebut akiang disamping pos satpam.

Dalam kesempatan berikutnya, Akiang memberikan keterangan berbeda mengenai keberadaannya. Ia mengakui memiliki perusahaan yang berada di dalam kawasan tersebut, tetapi membantah sebagai pemilik seluruh kegiatan operasional SPPBE.

“Aku pemilik PT yang di dalam saja, tidak semua. Jadi aku hanya terima beres saja sembari monitor anggota,” katanya.

Perbedaan keterangan tersebut menjadi bagian penting yang perlu diklarifikasi lebih lanjut. Pada awalnya, Akiang menyatakan dirinya hanya singgah karena diantar seorang teman. Namun, dalam keterangan berikutnya, ia mengakui memiliki perusahaan yang berada di dalam kawasan SPPBE.

Setelah memberikan keterangan kepada wartawan, Akiang kemudian berpindah dari ruang tunggu dan duduk di sekitar tepi saluran yang berada di samping pos keamanan sembari memegang handphone seolah menghindari kehadiran dan pertanyaan wartawan.

Sementara itu, wartawan tetap berupaya memperoleh penjelasan resmi dari manajemen SPPBE PT NIJ Alam Lestari mengenai informasi yang menjadi dasar kedatangan mereka.

Salah seorang wartawan kemudian menghubungi Humas SPPBE PT NIJ Alam Lestari, Dino Parangin-angin, untuk menyampaikan maksud kedatangan sekaligus meminta klarifikasi perusahaan sekaligus silahturahmi kemitraan.

Hasil penelusuran, wartawan atapkota mendapatkan informasi jika akiang merupakan adik dari pemilik SPPBE dan yang mengelola dan penanggungjawab di lokasi SPPBE tersebut. Namun yang mengherankan, kenapa pria yang disebut akiang tersebut harus menghindari konfirmasi wartawan? .

ATAPKOTA.COM membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada manajemen SPPBE PT NIJ Alam Lestari, Humas Dino Parangin-angin, maupun Erdin alias Akiang. Setiap penjelasan dan dokumen yang disampaikan akan menjadi bagian dari upaya pemberitaan yang berimbang.

ATAPKOTA.COM menempatkan informasi yang diperoleh di lapangan sebagai bahan konfirmasi yang masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

 

Penulis : Andrew T Panjaitan,ST.

Berita Terkait

Renovasi Gedung Kantor Imigrasi Asahan Dimulai, Bupati dan Wabup Ikuti Doa Bersama
Presiden Prabowo Dorong Pembaruan Buku Ajar dan Penguatan Budaya Membaca
38 Anggota Pramuka Pematangsiantar Dilepas Ikuti Jambore Nasional XII di Cibubur
Kapolsek Dolok Silau Pimpin Sambang Warga dan Pantau Salat Jumat
Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Ceremonial Start Sumatera Utara Rally 2026 di Pematangsiantar
Nias Utara Akan Punya Rumah Produksi Kelapa, Pemprov Sumut Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar
ALAMP AKSI Soroti IUP, E-Katalog, dan Dugaan Jual Beli Jabatan di Aceh
Warga Sambut Rencana Pembangunan SD Negeri Lasara di Nias Utara, Siswa Belajar dengan Fasilitas Terbatas

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Renovasi Gedung Kantor Imigrasi Asahan Dimulai, Bupati dan Wabup Ikuti Doa Bersama

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:27 WIB

Presiden Prabowo Dorong Pembaruan Buku Ajar dan Penguatan Budaya Membaca

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:43 WIB

38 Anggota Pramuka Pematangsiantar Dilepas Ikuti Jambore Nasional XII di Cibubur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Kapolsek Dolok Silau Pimpin Sambang Warga dan Pantau Salat Jumat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Ceremonial Start Sumatera Utara Rally 2026 di Pematangsiantar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:32 WIB

ALAMP AKSI Soroti IUP, E-Katalog, dan Dugaan Jual Beli Jabatan di Aceh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Warga Sambut Rencana Pembangunan SD Negeri Lasara di Nias Utara, Siswa Belajar dengan Fasilitas Terbatas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Dialog P4GN di Medan, Wagub Surya Dorong Generasi Muda Bangun Integritas

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Kapolsek Dolok Silau Pimpin Sambang Warga dan Pantau Salat Jumat

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:40 WIB