ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., melalui Kepala Dinas Pariwisata Muhammad Hamam Sholeh, A.P., menutup secara resmi Nine Ball KONI Cup 1 Pematangsiantar, Minggu (9/11/2025) malam. Turnamen memperebutkan Piala Ketua KONI dan POBSI Pematangsiantar itu berlangsung selama empat hari, 6–9 November 2025, di Nineball Zone, Jalan HOS Cokroaminoto, yang juga menjadi pusat pelatihan POBSI.
Kegiatan ini bertujuan mencari bibit atlet biliar baru sekaligus memperkuat perkembangan olahraga biliar di Pematangsiantar. Selain itu, acara ini juga mempererat hubungan antarpecinta biliar di kota tersebut.
Pertandingan grand final mempertemukan Herman Orca dan Peter Halim. Laga berlangsung ketat dan menegangkan. Herman sempat unggul 2–0 dan mendapat tepuk tangan meriah. Namun Peter berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4–4. Setelah duel panjang, Herman akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 5–4 melalui pukulan bola sembilan terakhir. Total peserta mencapai 64 orang melalui sistem penyisihan dan babak utama.
Dalam sambutannya, Hamam Sholeh menyampaikan bahwa kegiatan ini membuktikan semangat kolaborasi antara Dinas Pariwisata, KONI, dan POBSI Kota Pematangsiantar. Ia berharap turnamen serupa dapat terus digelar secara rutin.
“Biliar hanyalah media. Yang utama adalah mempererat ikatan kita. Atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar, saya menyampaikan apresiasi kepada KONI atas terselenggaranya turnamen ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap pukulan bola menggambarkan semangat juang, ketenangan, dan fokus mental para peserta. “Selamat kepada para pemenang. Terima kasih kepada panitia, wasit, juri, dan sponsor yang telah bekerja keras. Semoga kegiatan ini selaras dengan visi Wali Kota, yakni Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Pematangsiantar Riau Alexander Siahaan menegaskan tujuan utama kegiatan ini ialah mencari atlet biliar potensial di daerah.
Pada akhir acara, Hamam Sholeh, Riau Siahaan, dan Ketua POBSI Boy Sitorus menyerahkan piala bergilir kepada juara Herman Orca, disusul Peter Halim, serta semifinalis Billy dan Yoko. (AK1)



































