Skala Kerusakan Meluas, Alfonso Desak Status Bencana Nasional untuk Tiga Provinsi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:54 WIB

4089 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR –  – Anggota DPRD Kota Pematangsiantar dari Fraksi PDI Perjuangan, Ir. Alfonso Sinaga, mendesak pemerintah pusat segera menetapkan bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat sebagai Status Bencana Nasional. Ia menyampaikan bahwa skala kerusakan serta tingginya jumlah korban sudah melampaui kapasitas penanganan daerah.

Alfonso menyampaikan desakan itu pada Sabtu (6/12/2025). Ia menegaskan bahwa bencana tersebut menimbulkan kerugian besar, baik kerusakan fisik maupun korban jiwa.

“Bencana ini sudah menyebabkan kerugian serius dan korban jiwa cukup besar. Pemerintah pusat harus segera menetapkan status bencana nasional agar bantuan bisa lebih cepat,” ujarnya.

Sebagai Ketua Bapemperda DPRD Kota Pematangsiantar, Alfonso menilai bahwa pemerintah daerah tidak lagi mampu mengatasi situasi. Menurutnya, dukungan anggaran maupun logistik dari daerah masih sangat terbatas sehingga diperlukan intervensi pusat.

“Bantuan dari pemerintah kota dan provinsi selama ini masih minim. Daerah tidak sanggup menanggung beban penanganan sebesar ini,” katanya.

Ia menilai bahwa penetapan Status Bencana Nasional akan mempercepat mobilisasi anggaran, peralatan, dan personel dari pemerintah pusat. Dengan demikian, proses evakuasi, penanggulangan, serta pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.

“Penanganan harus didukung pusat, mulai dari logistik, medis, hingga operasional alat berat,” tegas Alfonso.

Menurutnya, kerusakan fasilitas publik, rumah warga yang ambruk, dan akses jalan yang terputus menunjukkan bahwa skala bencana sudah jauh melampaui kapasitas daerah. Kondisi itu juga menghambat distribusi bantuan.

“Negara harus hadir secara total, dan itu hanya bisa dilakukan melalui penetapan Status Bencana Nasional,” paparnya.

Berdasarkan data BNPB, jumlah warga meninggal mencapai 867 jiwa, sementara 521 warga masih hilang. Selain itu, 4.200 orang mengalami luka-luka dan 835 ribu warga mengungsi. BNPB juga mencatat 121 ribu rumah rusak dan 51 kabupaten/kota terdampak langsung.

Alfonso juga mengingatkan bahwa intensitas hujan masih tinggi sehingga potensi bencana susulan tetap ada. Karena itu, ia meminta pemerintah pusat bertindak cepat agar risiko kerugian tidak semakin besar.

“Semakin cepat ditetapkan, semakin cepat bantuan masif bergerak,” pungkasnya. (Larsen)

Berita Terkait

PLN UP3 Pematangsiantar Nyalakan 13 Sambungan Listrik Gratis dan Bagikan Sembako kepada Warga Simalungun
Jenazah Calon Prajurit TNI Diberangkatkan ke Nias Barat, Danrindam: Penyebab Kematian Belum Dapat Dipastikan
Wagub Sumut Surya Semangati Anak-anak Asrama Dinsos di Gunungsitoli, Ajak Raih Cita-cita Meski Penuh Keterbatasan
Gelar KRYD, Satreskrim Polres Simalungun Ajak Warga Perangi Premanisme, Judi, dan Narkoba
Jadi Pembina Upacara di SMPN 2, Wali Kota Wesly Tekankan Karakter, Integritas, dan Bahaya Narkoba
Polres Simalungun Ingatkan Orang Tua Dampingi Anak di Dunia Digital, Cegah Perundungan Siber
Presiden Prabowo: PT DSI Kelola Devisa US$10,5 Miliar, Perkuat Kendali Ekspor Nasional
Presiden Prabowo Tegaskan Digitalisasi Pemerintahan untuk Percepat Layanan Publik

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:54 WIB

PLN UP3 Pematangsiantar Nyalakan 13 Sambungan Listrik Gratis dan Bagikan Sembako kepada Warga Simalungun

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:50 WIB

Jenazah Calon Prajurit TNI Diberangkatkan ke Nias Barat, Danrindam: Penyebab Kematian Belum Dapat Dipastikan

Senin, 20 Juli 2026 - 22:41 WIB

Wagub Sumut Surya Semangati Anak-anak Asrama Dinsos di Gunungsitoli, Ajak Raih Cita-cita Meski Penuh Keterbatasan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:25 WIB

Gelar KRYD, Satreskrim Polres Simalungun Ajak Warga Perangi Premanisme, Judi, dan Narkoba

Senin, 20 Juli 2026 - 20:24 WIB

Jadi Pembina Upacara di SMPN 2, Wali Kota Wesly Tekankan Karakter, Integritas, dan Bahaya Narkoba

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

Presiden Prabowo: PT DSI Kelola Devisa US$10,5 Miliar, Perkuat Kendali Ekspor Nasional

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Digitalisasi Pemerintahan untuk Percepat Layanan Publik

Senin, 20 Juli 2026 - 19:25 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo Tekankan Amanat UUD 1945 dalam Pembangunan Nasional

Berita Terbaru