ATAPKOTA.COM, SIBOLGA – Kepolisian Resor (Polres) Sibolga menunjukkan kepedulian dan empati kepada masyarakat dengan menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada warga terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor di wilayah Kota Sibolga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai.
Pendistribusian bantuan dipusatkan di lokasi pengungsian warga korban bencana yang berada di Jalan I.L. Nomensen, Lingkungan I Aek Parira, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.
Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Sibolga, Kompol Arifin B. Tampubolon, S.H., yang didampingi Kabag SDM Polres Sibolga, AKP Syawalludin Husin, S.H., Kasat Binmas Polres Sibolga, AKP Martua Sinaga, Plt. Kasi Propam Polres Sibolga, Ipda Chandra Purba, S.H., Pamapta I Polres Sibolga, Ipda Heri Bastian Siagian, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Angin Nauli, Aiptu Jemron Panjaitan, bersama personel Polres Sibolga lainnya.
Adapun sasaran bantuan sosial tersebut adalah warga yang terdampak langsung bencana alam banjir dan tanah longsor di wilayah Kota Sibolga. Bantuan yang disalurkan berupa empat dus makanan ikan teri sambal serta empat karung pakaian layak pakai.
Melalui kegiatan ini, Polres Sibolga berupaya membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban bencana, sekaligus memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat akibat musibah alam.
Selain penyaluran bantuan sosial, Tim Trauma Healing Polres Sibolga juga memberikan pendampingan pemulihan emosional kepada para korban, khususnya anak-anak dan keluarga terdampak. Kegiatan tersebut bertujuan membantu warga kembali merasa aman, mengurangi kecemasan, serta mencegah trauma berkepanjangan.
Kegiatan pembagian bantuan sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri, khususnya Polres Sibolga, terhadap masyarakat Kota Sibolga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Melalui aksi kemanusiaan tersebut, diharapkan beban masyarakat dapat berkurang sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana alam. (AP)



































