Kemnaker Andalkan Padat Karya Pulihkan Ekonomi Warga Pascabanjir

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 01:53 WIB

40227 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Kemnaker Peduli, Sukro Muhab

Ketua Tim Kemnaker Peduli, Sukro Muhab

ATAPKOTA.COM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui program Kemnaker Peduli mendorong pemulihan pascabencana dengan mengoptimalkan program padat karya di wilayah terdampak banjir di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Program ini difokuskan untuk membantu warga yang terdampak, khususnya mereka yang kehilangan mata pencaharian, agar dapat kembali berpenghasilan dan produktif, sekaligus mempercepat pemulihan sarana dan prasarana lingkungan.

Ketua Tim Kemnaker Peduli, Sukro Muhab, menegaskan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada bantuan darurat semata. Kemnaker menyiapkan langkah lanjutan yang terintegrasi dengan program ketenagakerjaan guna mempercepat proses pemulihan masyarakat.

“Kemnaker hadir tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan darurat masyarakat terdampak bencana, tetapi juga menyiapkan langkah lanjutan melalui program ketenagakerjaan, termasuk padat karya, agar masyarakat dapat segera bangkit dan kembali produktif,” ujar Sukro Muhab dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Senin, 19 Januari 2026.

Ia menjelaskan bahwa upaya pemulihan yang dilakukan Kemnaker Peduli berjalan melalui paket kegiatan yang saling melengkapi. Program padat karya menjadi instrumen utama pemulihan ekonomi, sementara pendampingan lainnya diarahkan untuk memulihkan kondisi sosial serta mendukung kebutuhan teknis warga pascabanjir.

“Ini merupakan program pemulihan. Selain padat karya, program Kemnaker lainnya juga terus berjalan, seperti trauma healing, instalasi listrik, serta dukungan teknis lain di lokasi terdampak,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Kemnaker Peduli mengoptimalkan posko-posko bantuan yang didukung Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP). Di Sumatera Utara dan Aceh, kegiatan lapangan dan distribusi bantuan disalurkan melalui Posko Kemnaker Peduli BPVP Medan. Kegiatan diawali dengan pembentukan dan penjagaan posko pada 2–3 Desember 2025, pelibatan relawan, serta pembersihan rumah warga terdampak banjir di Kota Medan.

Bantuan logistik selanjutnya didistribusikan secara bertahap ke Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dan Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat. Bantuan meliputi makanan siap saji, beras, air minum, susu, perlengkapan kebersihan, popok bayi, obat-obatan, serta kebutuhan anak-anak. Total bantuan melalui Posko BPVP Medan mencakup 333 paket sembako, 200 selimut, 200 sarung, dan 700 paket makanan, serta dukungan logistik lain sesuai kebutuhan lapangan.

Di Sumatera Barat, Kemnaker Peduli membuka Posko Bantuan Bencana di BPVP Padang sebagai respons atas banjir dan longsor di sejumlah kabupaten dan kota. Posko ini diperkuat tim dokter, tim trauma healing, dan tim logistik untuk mendukung pemulihan awal sesuai kebutuhan masyarakat pascabanjir.

Kegiatan pemulihan awal di wilayah tersebut antara lain pemeriksaan sepeda motor pascabanjir, pelatihan pembuatan linen rumah tangga, serta pelatihan pengolahan masakan nusantara. Hasil pelatihan kemudian didistribusikan kepada masyarakat terdampak. Menurut Sukro Muhab, pendekatan ini sejalan dengan upaya perluasan kesempatan kerja dan pemulihan kehidupan warga pascabencana.

Sementara itu, di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Kemnaker Peduli melalui Posko BPVP Banda Aceh mengoperasikan dapur umum, layanan medis, serta pendampingan psikososial pada 15–26 Desember 2025 di sejumlah gampong dan desa terdampak. Dapur umum memproduksi ribuan porsi makanan, sementara layanan medis menjangkau ratusan pasien.

Kemnaker menegaskan bahwa penguatan program padat karya di wilayah terdampak merupakan bagian dari strategi pemulihan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja, sehingga bantuan tidak berhenti pada fase darurat. Dengan pemulihan yang terarah, warga diharapkan dapat kembali bekerja, beraktivitas, dan mempercepat proses pemulihan di komunitas masing-masing. (*)

Berita Terkait

Pemkab Asahan Dorong Produk UMKM Tembus Indomaret dan Ritel Modern
Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Asahan Bacakan Pesan Menpora untuk Generasi Muda
Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Simalungun Tekankan Patriotisme dan Kepedulian
Tambahan TKD Rp 412,9 Miliar, Realisasi Anggaran Simalungun Capai 45,81 Persen
Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Hadir, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah
Desak Komitmen Pemberantasan Narkoba, BAKUMKU Beri Waktu 3 x 24 Jam kepada BNNK, Polres, dan Kejari Pematangsiantar
Penerimaan Bintara dan Tamtama TNI AD 2027 Dibuka, Cek Jadwal dan Lokasi di Sumut
Rakorpem Asahan Oktober 2026, Rianto Ingatkan OPD Jaga Integritas dan Efektivitas Anggaran

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pemkab Asahan Dorong Produk UMKM Tembus Indomaret dan Ritel Modern

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Asahan Bacakan Pesan Menpora untuk Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Simalungun Tekankan Patriotisme dan Kepedulian

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Tambahan TKD Rp 412,9 Miliar, Realisasi Anggaran Simalungun Capai 45,81 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:47 WIB

Desak Komitmen Pemberantasan Narkoba, BAKUMKU Beri Waktu 3 x 24 Jam kepada BNNK, Polres, dan Kejari Pematangsiantar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Penerimaan Bintara dan Tamtama TNI AD 2027 Dibuka, Cek Jadwal dan Lokasi di Sumut

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Rakorpem Asahan Oktober 2026, Rianto Ingatkan OPD Jaga Integritas dan Efektivitas Anggaran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Bunda PAUD Asahan Buka Peragaan Manasik Haji Cilik 2026, Diikuti 1.243 Anak

Berita Terbaru