ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Senin sore, 19 Januari 2026, lapangan upacara Mako Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pamatang Raya, menjadi saksi momen bersejarah. Delapan pejabat—enam Kapolsek dan dua Kasat—resmi berganti tongkat estafet kepemimpinan. Beberapa di antaranya promosi ke jabatan lebih tinggi, sementara lainnya pindah wilayah, semua demi satu tujuan: pengabdian kepada masyarakat, nusa, dan bangsa.
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., saat dikonfirmasi Selasa, 20 Januari 2026, menjelaskan bahwa sertijab ini merupakan bagian dari dinamisasi organisasi Polri, bertujuan memberikan pengalaman lebih luas kepada personel.
“Alih tugas dan alih wilayah adalah hal rutin dalam organisasi Polri. Proses ini dilakukan untuk penyegaran organisasi dan operasional. Personel akan memperoleh ruang penugasan dan pengalaman lebih luas dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan,” ujar Kapolres Marganda dalam arahannya.
Upacara sertijab berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 17.15 WIB, dihadiri jajaran pimpinan Polres Simalungun, 17 Kapolsek sejajaran, Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang beserta pengurus Bhayangkari, serta ratusan personel yang berdiri tegap dalam barisan.
“Suasana sangat khidmat namun juga penuh emosi. Ada yang menahan air mata saat melepas tanda jabatan, dan ada yang tersenyum penuh harap saat menerima tanggung jawab baru. Momen ini sangat berkesan bagi semua yang hadir,” ungkap sumber Polres Simalungun.
Enam pejabat yang dimutasi keluar Polres Simalungun mendapat apresiasi khusus dari Kapolres. Yang naik level antara lain:
-
KOMPOL Asmon Bufitra, S.H., M.H., dari Kapolsek Tanah Jawa dipromosikan menjadi Kabag Ops Polres Madina.
-
AKP Rudi Handoko, S.H., M.H., mantan Kasat Samapta, menjadi Danki Dalmas 3 Polda Sumut.
-
AKP Ibrahim Sopi, S.H., M.H., mantan Kapolsek Perdagangan, menjadi Panit 2 Ditres PPA dan PPO Polda Sumut.
-
AKP Radiaman Simarmata, mantan Kapolsek Bangun, menjadi Kasihumas Polres Samosir.
-
AKP Nover Parlindungan Gultom, mantan Kapolsek Dolok Silau, menjadi Kasihumas Polrestabes Medan.
-
AKP Manguni Wiria D. Sinulingga, S.H., M.H., mantan Kapolsek Parapat, menjadi Panit 2 Bagwassidik Ditres PPA dan PPO Polda Sumut.
“Kepada para pejabat yang mutasi keluar, terima kasih atas pengabdian dan dedikasi selama bertugas di Polres Simalungun. Semoga sukses di tempat yang baru,” ujar Kapolres Marganda.
Kapolres juga mengapresiasi peran para istri pejabat lama yang setia mendampingi suami dan aktif dalam kegiatan Bhayangkari.
“Kepada para Ibu pejabat lama, terima kasih atas kesetiaan dan pengorbanan dalam mendampingi suami, terutama dalam aktivitas Bhayangkari. Kalian adalah pahlawan di belakang layar!” tambahnya.
Delapan pejabat baru yang dilantik antara lain:
-
KOMPOL Banuara Manurung, S.H., Kapolsek Tanah Jawa.
-
AKP Heddy Marpaung, S.H., Kasat Samapta.
-
AKP Sappetua Simbolon, Kasat Pam Obvit.
-
AKP Hengky Bonari Siahaan, S.H., M.H., Kapolsek Bangun.
-
AKP M. Nasir Daulay, Kapolsek Dolok Silau.
-
AKP Mantho Pandiangan, S.H., Kapolsek Parapat.
-
IPTU Patar Banjarnahor, S.H., M.H., Kapolsek Perdagangan.
-
IPTU Oloan Sijabat, Ps. Kapolsek Raya.
“Selamat kepada delapan pejabat baru atas kepercayaan pimpinan. Segera pahami karakteristik kamtibmas wilayah Polres Simalungun, cepat menyesuaikan diri, dan bangun koordinasi yang baik dengan anggota,” pesan Kapolres Marganda.
Upacara dipimpin AKBP Marganda Aritonang sebagai Inspektur Upacara, dengan AKP Bobbi Wijayanti sebagai Perwira Upacara, IPDA Ganda M.A. Damanik, S.H. sebagai Komandan Upacara, Brigadir Cornelia Sembiring, S.H. pembawa acara, dan Brigadir Panji Wibowo sebagai pembaca doa.
Rangkaian upacara berjalan tertib, mulai dari laporan perwira, penghormatan pasukan, pembacaan keputusan Kapolda Sumut, penanggalan dan penyematan tanda jabatan, pengambilan sumpah, hingga penandatanganan berita acara. Momen paling emosional terjadi saat penanggalan dan penyematan tanda jabatan, di mana pejabat lama melepas simbol pengabdian mereka dan pejabat baru menerimanya dengan penuh tanggung jawab.
“Ada yang menangis saat melepas tanda jabatan. Ini bukan sekadar simbol, tapi kenangan dan pengabdian bertahun-tahun di wilayah itu. Sangat menyentuh,” ungkap sumber dari Polres Simalungun.
Kapolres menutup arahannya dengan pesan yang mendalam:
“Jabatan yang kita emban adalah amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Laksanakan dengan sebaik-baiknya. Kita akan menghadapi tantangan yang semakin berat, namun dengan pengalaman, pendidikan, dan integritas, tugas ini dapat dilaksanakan dengan baik. Semoga Tuhan membimbing kita semua.”
Upacara ditutup dengan foto bersama yang penuh kehangatan, berakhir pukul 17.15 WIB. (AP)



































