Peresmian Huntara Serentak Lintas Provinsi, Aceh Timur Laporkan Kerusakan Terparah

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:45 WIB

4081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H., menghadiri peresmian Hunian Sementara (Huntara) dan penyerahan simbolis Dana Tunggu Hunian (DTH) yang dilaksanakan secara serentak lintas provinsi.

Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H., menghadiri peresmian Hunian Sementara (Huntara) dan penyerahan simbolis Dana Tunggu Hunian (DTH) yang dilaksanakan secara serentak lintas provinsi.

ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Pemerintah kembali menegaskan kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana melalui percepatan penyediaan hunian sementara dan bantuan pemulihan. Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H., menghadiri peresmian Hunian Sementara (Huntara) dan penyerahan simbolis Dana Tunggu Hunian (DTH) yang dilaksanakan secara serentak lintas provinsi.

Peresmian nasional tersebut berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, dan dipusatkan di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Acara diresmikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan ini turut didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M., Gubernur Sumatera Utara, serta Bupati Tapanuli Selatan.

Di Aceh Timur, Wakil Bupati T. Zainal Abidin mewakili Bupati Aceh Timur meresmikan Huntara secara simbolis di Desa Kabu, Kecamatan Peureulak Barat. Peresmian ini terhubung secara daring dengan pusat kegiatan nasional di Tapanuli Selatan, menandai koordinasi lintas daerah dalam upaya pemulihan pascabencana.

Secara nasional, peresmian Huntara dilaksanakan serentak di delapan kabupaten, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah, Pidie Jaya, dan Tanah Datar. Total sebanyak 1.300 unit Huntara diresmikan dalam kegiatan tersebut.

Dalam laporannya kepada pemerintah pusat, Wakil Bupati Aceh Timur memaparkan kondisi kerusakan akibat bencana yang melanda wilayahnya. Tercatat sebanyak 16.589 kepala keluarga mengalami kerusakan rumah kategori ringan, 5.484 kepala keluarga rusak sedang, dan 3.844 kepala keluarga mengalami kerusakan berat.

Sementara itu, untuk program Dana Tunggu Hunian, tercatat 432 kepala keluarga sebagai penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, 373 rekening telah diterbitkan, sedangkan sisanya masih dalam proses validasi data.

Adapun progres pembangunan Huntara di Aceh Timur menunjukkan perkembangan bertahap. Saat ini, sebanyak 3.412 unit Huntara sedang dalam proses pembangunan, dengan rincian 330 unit telah rampung, 51 unit dalam tahap pengerjaan lanjutan, 836 unit berada pada tahap pembangunan awal, serta 1.736 unit telah tersedia materialnya di lokasi.

Usai peresmian, Wakil Bupati Aceh Timur yang didampingi Dewan Pengarah BNPB Pusat, Dr. Drs. Isroil Samihardjo, M.Def.Stud., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Peureulak Barat, menyerahkan secara simbolis kunci Huntara kepada warga Desa Kabu atas nama M. Nur Syamaun. Pada kesempatan yang sama, bantuan Dana Tunggu Hunian juga diserahkan kepada warga setempat.

Dukungan pemulihan turut datang dari sektor perbankan. Bank Syariah Indonesia (BSI) menyalurkan bantuan bagi korban banjir dan longsor di Desa Kabu, bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-5 BSI. Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat terdampak bencana.

Selain itu, Wakil Bupati Aceh Timur juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang hadir sebagai bentuk empati serta dukungan moril agar masyarakat tetap optimistis dalam menjalani masa pemulihan.

Peresmian Huntara dan penyaluran Dana Tunggu Hunian ini diharapkan menjadi langkah awal bagi warga terdampak bencana untuk kembali menata kehidupan, sembari menunggu pembangunan hunian tetap yang lebih aman dan layak. (HAS)

Berita Terkait

Usai Bimtek Dana BOS, Kacabdis August Sinaga Panggil Kepala Sekolah SMKN 3 Terkait Informasi Berita Atapkota
Usai Diberitakan, Bendera Merah Putih Berkibar di SMKN 3 Pematangsiantar: Apa Sanksi Lalai ke Pihak Sekolah?
Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari
Capaian 100 Hari Polres Karo: Dari Kasus Kriminal hingga Ladang Ganja Terungkap
Tiga Kali Ditolak, Akses Wartawan ke SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Dibatasi: Apa Ada yang Disembunyikan?
Nasionalisme Dipertanyakan: SMKN 3 Pematangsiantar Biarkan Tiang Bendera Kosong
Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara
Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 18:23 WIB

Usai Bimtek Dana BOS, Kacabdis August Sinaga Panggil Kepala Sekolah SMKN 3 Terkait Informasi Berita Atapkota

Selasa, 21 April 2026 - 14:28 WIB

Usai Diberitakan, Bendera Merah Putih Berkibar di SMKN 3 Pematangsiantar: Apa Sanksi Lalai ke Pihak Sekolah?

Selasa, 21 April 2026 - 13:10 WIB

Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari

Selasa, 21 April 2026 - 11:45 WIB

Capaian 100 Hari Polres Karo: Dari Kasus Kriminal hingga Ladang Ganja Terungkap

Selasa, 21 April 2026 - 10:12 WIB

Nasionalisme Dipertanyakan: SMKN 3 Pematangsiantar Biarkan Tiang Bendera Kosong

Senin, 20 April 2026 - 19:42 WIB

Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara

Senin, 20 April 2026 - 18:55 WIB

Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan

Senin, 20 April 2026 - 18:42 WIB

Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Berita Terbaru

Prakiran Cuaca Perjam untuk Kota Pematangsiantar

Cuaca & bencana

Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:10 WIB