Rumah Warga di Gunung Malela Terbakar Saat Ditinggal Kerja, Kerugian Ditaksir 250 Juta

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 17:20 WIB

40192 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rumah terbakar di gunung malela

rumah terbakar di gunung malela

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Sebuah rumah permanen milik warga di Gang BKIA, Huta II A, Nagori Serapuh, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, hangus terbakar saat ditinggal pemiliknya bekerja. Peristiwa itu terjadi pada Senin pagi, 9 Maret 2026, ketika rumah dalam keadaan kosong tanpa penghuni.

Pemilik rumah, Wahyudi (55), diketahui sedang bekerja ketika kebakaran terjadi. Sementara istrinya saat itu pergi menjemput cucu mereka di sekolah. Api baru diketahui setelah warga sekitar melihat kepulan asap dari bangunan rumah tersebut.

Kapolsek Bangun AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H. mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.55 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, ia bersama personel langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami bersama Kanit Reskrim dan anggota piket SPKT langsung menuju tempat kejadian perkara untuk memastikan situasi aman sekaligus mengumpulkan keterangan saksi,” kata Hengky.

Saat petugas tiba di lokasi, api telah berhasil dipadamkan oleh satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Simalungun yang dibantu warga sekitar. Meski demikian, sebagian besar bangunan rumah mengalami kerusakan berat akibat kobaran api.

Menurut keterangan korban, ia berangkat kerja sekitar pukul 08.30 WIB seperti biasanya. Rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong karena istrinya juga keluar rumah untuk menjemput cucu mereka.

Beberapa waktu kemudian, Wahyudi menerima kabar dari tetangganya bahwa rumahnya terbakar. Ia segera kembali ke rumah dan mendapati sebagian besar bangunan telah hangus dilalap api.

“Korban menerima informasi dari tetangganya mengenai kebakaran tersebut. Ketika sampai di lokasi, rumah sudah dalam kondisi terbakar. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB,” ujar Hengky.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik di bagian meteran PLN. Namun kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

“Dugaan sementara berasal dari korsleting listrik, namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya,” kata Hengky.

Dalam penanganan kejadian ini, tim kepolisian yang turun ke lokasi antara lain Kapolsek Bangun AKP Hengky B. Siahaan, Kanit Reskrim IPDA Bolon Hot Situngkir, S.H., AIPTU Suyut, AIPTU St. Pasaribu, AIPTU A. Ginting, dan AIPDA W. Sijabat.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan barang bukti berupa dua potongan kayu broti yang telah terbakar. Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mendukung proses penyelidikan.

Dua saksi yang telah dimintai keterangan yakni Tri Purnomo (30) dan Suhada (62), warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.

Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama ketika rumah ditinggalkan dalam waktu tertentu, guna menghindari risiko kebakaran akibat hubungan arus pendek. (AP/red)

Berita Terkait

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Lokasi Diduga Transaksi Narkoba di Kandibata
Bupati Asahan Tutup Rambate Rata Raya Cup U-10 2026, SSB Kala Cakti 126 Juara
Perda Nomor 2 Tahun 2013 Dicabut, Rico Waas Pastikan Layanan Lembaga Kemasyarakatan Tetap Berjalan
Rico Waas Dukung Pesta Sinodal Paroki Padre Pio Helvetia, Pemko Siapkan Dukungan Teknis
Bobby Nasution Pastikan Penanganan Banjir Jalan Letda Sujono Dimulai 2027
Optimalkan Pendapatan Daerah, Rico Waas Jelaskan Revisi Perda Pajak dan Retribusi ke DPRD
Bupati Asahan Apresiasi Atlet Renang Peraih 22 Medali di Piala Kemerdekaan 2026
Wakil Bupati Asahan Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:35 WIB

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Lokasi Diduga Transaksi Narkoba di Kandibata

Selasa, 8 September 2026 - 20:50 WIB

Bupati Asahan Tutup Rambate Rata Raya Cup U-10 2026, SSB Kala Cakti 126 Juara

Selasa, 8 September 2026 - 20:17 WIB

Perda Nomor 2 Tahun 2013 Dicabut, Rico Waas Pastikan Layanan Lembaga Kemasyarakatan Tetap Berjalan

Selasa, 8 September 2026 - 19:30 WIB

Rico Waas Dukung Pesta Sinodal Paroki Padre Pio Helvetia, Pemko Siapkan Dukungan Teknis

Selasa, 8 September 2026 - 18:17 WIB

Bobby Nasution Pastikan Penanganan Banjir Jalan Letda Sujono Dimulai 2027

Selasa, 8 September 2026 - 17:24 WIB

Bupati Asahan Apresiasi Atlet Renang Peraih 22 Medali di Piala Kemerdekaan 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:21 WIB

Wakil Bupati Asahan Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

Selasa, 8 September 2026 - 17:11 WIB

Perwa Smart City Pematangsiantar Dibahas, Pemko Targetkan Penetapan Tahun 2026

Berita Terbaru