110 Ribu Pencari Kerja di Medan, Disnaker Dorong Sertifikasi Mahasiswa Sejak Kuliah

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 11:10 WIB

4020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disnaker Medan memfasilitasi kolaborasi ISTP dan PT Tradepro untuk menyiapkan kompetensi mahasiswa menghadapi persaingan kerja

Disnaker Medan memfasilitasi kolaborasi ISTP dan PT Tradepro untuk menyiapkan kompetensi mahasiswa menghadapi persaingan kerja

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan memfasilitasi kolaborasi antara Institut Sains dan Teknologi TD Pardede (ISTP) dan PT Tradepro guna menyiapkan kompetensi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Program ini berlangsung di kampus ISTP dan melibatkan ratusan mahasiswa lintas program studi, Rabu (8 April 2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, membuka kegiatan tersebut. Ia menyebut kerja sama ini sebagai langkah awal untuk menjembatani kebutuhan industri dengan kesiapan lulusan perguruan tinggi.

Ramaddan menjelaskan, mahasiswa perlu dibekali kompetensi sejak masa pendidikan, terutama pada sektor yang berkembang seperti perdagangan berjangka. “Mahasiswa harus mulai mempersiapkan diri sebelum lulus. Kompetensi tidak bisa ditunggu setelah mereka menjadi pencari kerja,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai, selama ini terdapat kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Melalui kolaborasi ini, Disnaker berupaya mempersempit jarak tersebut dengan mendorong pelatihan berbasis kebutuhan pasar.

Menurut Ramaddan, ke depan program serupa akan diperluas ke berbagai perguruan tinggi di Kota Medan. Selain mahasiswa, peningkatan kapasitas tenaga pengajar juga menjadi perhatian agar proses pembelajaran selaras dengan perkembangan industri.

Rektor ISTP, Semangat M.T. Debataraja, menyampaikan apresiasi atas fasilitasi Disnaker hingga terjalinnya nota kesepahaman (MoU) dengan PT Tradepro. Kerja sama ini, kata dia, mengarah pada program pelatihan dan sertifikasi yang mengacu pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Mahasiswa, khususnya semester akhir, akan mendapatkan pelatihan dan sertifikasi sebelum lulus. Ini menjadi nilai tambah ketika mereka memasuki dunia kerja,” kata Semangat.

Direktur PT Tradepro, Hendri Trisna Harjaya, bersama Komisaris Ramadan, memaparkan dinamika industri kepada peserta. Mereka menjelaskan proses rekrutmen, kebutuhan kompetensi, hingga peluang kolaborasi di sektor strategis.

Sebanyak 100 mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut yang diakhiri dengan sesi diskusi interaktif.

Dalam arahannya, Ramaddan kembali mengingatkan bahwa perubahan di dunia kerja berlangsung cepat. Ia menekankan pentingnya sertifikasi dan pengalaman praktis sebagai faktor penentu daya saing lulusan.

“Industri tidak hanya melihat ijazah. Pengalaman dan sertifikasi menjadi nilai tambah yang signifikan,” ujarnya.

Ia juga mendorong mahasiswa memanfaatkan program pelatihan dan magang secara optimal. Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan dapat membentuk keterampilan yang dibutuhkan industri.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, jumlah pencari kerja di Kota Medan diperkirakan mencapai sekitar 110 ribu orang setiap tahun. Kondisi ini, kata Ramaddan, menuntut lulusan memiliki kesiapan lebih agar mampu bersaing. (Mery/red)

Berita Terkait

Gangguan Listrik di Jalan Medan Siantar Martoba, PLN Turun Malam Hari Periksa Jaringan
Apeksi 2026: Wali Kota Medan Ajak Daerah Perkuat Fiskal dan Berbagi Solusi
Pemko Pematangsiantar Apresiasi Paskah Katolik 2026, Tekankan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
Pelantikan KAKAMMI Sumut, Wagub Soroti Ancaman Narkoba dan Tantangan Era Digital
Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas
Prabowo: Kekuatan Indonesia Bertumpu pada Kepemimpinan Daerah
Seskab: Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang
Menautkan Intelektualitas dan Spiritualitas: Catatan atas Dialog Refli Harun dan Galgendu

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:14 WIB

Gangguan Listrik di Jalan Medan Siantar Martoba, PLN Turun Malam Hari Periksa Jaringan

Minggu, 19 April 2026 - 22:23 WIB

Apeksi 2026: Wali Kota Medan Ajak Daerah Perkuat Fiskal dan Berbagi Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 19:35 WIB

Pemko Pematangsiantar Apresiasi Paskah Katolik 2026, Tekankan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 18:20 WIB

Pelantikan KAKAMMI Sumut, Wagub Soroti Ancaman Narkoba dan Tantangan Era Digital

Minggu, 19 April 2026 - 17:20 WIB

Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas

Minggu, 19 April 2026 - 14:05 WIB

Seskab: Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang

Minggu, 19 April 2026 - 14:00 WIB

Menautkan Intelektualitas dan Spiritualitas: Catatan atas Dialog Refli Harun dan Galgendu

Minggu, 19 April 2026 - 11:01 WIB

Hari Jadi ke-193 Simalungun, Wabup Samosir Tekankan Penguatan Kerja Sama Regional

Berita Terbaru

4 pria terkait dugaan sabu di Barumun Tengah (Kiri atas), Berat sabu saat ditimbang (kanan), Barang bukti (Kiri bawah). Foto : Ist.

HUKUM & KRIMINAL

Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas

Minggu, 19 Apr 2026 - 17:20 WIB