Bupati Simalungun dan Gubsu Bahas Program 3 Juta Rumah Bersama Menteri PKP RI

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 2 Juli 2025 - 10:08 WIB

40240 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Muhammad Bobby Afif Nasutian dan Bupati/Walikota se-Sumatera Utara mengikuti pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI), Muruarar Sirait. berlangsung di Wisma Mandiri, Kementerian PKP, Jakarta itu membahas program 3 juta rumah, khususnya alokasi rumah subsidi di Sumatera Utara (Sumut), Selasa (1/7/2025).

Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Muhammad Bobby Afif Nasutian dan Bupati/Walikota se-Sumatera Utara mengikuti pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI), Muruarar Sirait. berlangsung di Wisma Mandiri, Kementerian PKP, Jakarta itu membahas program 3 juta rumah, khususnya alokasi rumah subsidi di Sumatera Utara (Sumut), Selasa (1/7/2025).

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI), Muruarar Sirait, Selasa (1/7/2025) di Wisma Mandiri, Jakarta.

Pertemuan tersebut juga diikuti bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, membahas percepatan pelaksanaan Program 3 Juta Rumah, khususnya alokasi rumah subsidi di wilayah Sumut.

Menteri PKP RI Muruarar Sirait menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan alokasi 15.000 unit KPR FLPP subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sumut. Target tersebut merupakan bagian dari realisasi nasional 350.000 unit rumah subsidi tahun 2025, yang tercatat sebagai capaian tertinggi sejak program ini diluncurkan.

“Kepala daerah memegang peran kunci untuk memastikan program ini menyentuh MBR hingga masyarakat berpenghasilan tidak tetap,” tegas Menteri PKP RI.

Ia menekankan pentingnya program ini menyasar semua kalangan, termasuk tukang becak, pedagang kecil, dan buruh harian. KPR FLPP merupakan fasilitas subsidi dari pemerintah untuk meringankan MBR memiliki rumah pertama melalui skema suku bunga tetap dan uang muka ringan.

Menanggapi hal itu, Gubernur Sumut Bobby Nasution menyatakan komitmen daerah dalam mendukung program ini. Ia menginisiasi pembentukan tim monitoring-evaluasi dan memastikan Bank Sumut menjadi penyalur utama FLPP.

Bank Sumut juga akan memberikan layanan bebas biaya administrasi seperti provisi, notaris, dan biaya pengurusan dokumen bagi KPR FLPP.

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menyambut baik kolaborasi ini. Ia menegaskan siap mendorong implementasi program di Simalungun agar tepat sasaran, termasuk bagi masyarakat non-formal dan informal.

“Pemerintah kabupaten siap menyukseskan distribusi rumah subsidi, termasuk menyiapkan regulasi dan dukungan teknis,” ujar Anton.

Dalam pertemuan tersebut, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian PKP RI, Pemerintah Provinsi Sumut, dan pemerintah kabupaten/kota se-Sumut. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) turut menyaksikan penandatanganan tersebut.

Sebagai langkah lanjutan, Menteri PKP menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan alokasi 500.000 unit rumah subsidi dalam APBN 2026, termasuk renovasi 2 juta rumah tidak layak huni di seluruh Indonesia.

Pertemuan ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan perumahan layak dan terjangkau, terutama di Provinsi Sumatera Utara. (*)

Berita Terkait

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana
Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana
Wapres Gibran Tinjau Dampak Gempa Sikka, Minta Bantuan Menjangkau Warga di Wilayah Sulit Diakses
DJP dan Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Meterai Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai 1 Triliun
Seskab Teddy: 253 Ton Logistik Telah Dikirim untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru