ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Kota Pematangsiantar tengah bersiap menjadi salah satu kota pintar (Smart City) percontohan di Asia Tenggara. PT Bedage Mandiri Indonesia resmi memaparkan konsep Smart Pematangsiantar kepada Wali Kota Wesly Silalahi, SH, MKn, dan jajaran Pemerintah Kota Pematangsiantar, dalam presentasi yang digelar di Command Center Balai Kota, Jalan Merdeka, Selasa (22/07/2025).
Presentasi ini dihadiri oleh Chairman Sejahtera Group David Simbar, Direktur Shanta Dewi, Vice President Deshinta, serta CEO Uniview China Mr. Zhang dan Mr. Liu Yang. PT Bedage Mandiri Indonesia sendiri merupakan perusahaan berbasis di Jakarta yang telah berpengalaman lebih dari 15 tahun dalam solusi pelacakan aset dan teknologi digital.
Perusahaan ini adalah hasil kerja sama antara Sejahtera Group Indonesia yang sudah berkecimpung di bidang teknologi sejak 1984—dan Zhejiang Uniview Technologies Co Ltd, penyedia teknologi Smart City terkemuka asal Tiongkok.
Konsep Smart Pematangsiantar dirancang sebagai strategi besar untuk menjadikan Pematangsiantar sebagai kota pintar kelas dunia, dengan menekankan empat tantangan utama yang saat ini dihadapi kota:
1. Kemacetan dan manajemen lalu lintas
2. Keselamatan dan keamanan publik
3. Efisiensi layanan publik
4. Pengelolaan sampah yang berkelanjutan
Solusi Cerdas yang Ditawarkan, antara lain :
1. Manajemen Lalu Lintas Cerdas
Sistem lampu lalu lintas adaptif, Pemantauan lalu lintas secara real-time dengan CCTV dan sensor, Aplikasi mobile yang menyediakan informasi lalu lintas terkini dan rute alternatif
2. Layanan Publik Digital
Platform digital untuk layanan perizinan dan administrasi, Sistem pelacakan permintaan layanan secara langsung (real-time), Fitur umpan balik masyarakat untuk meningkatkan kualitas layanan
3. Sistem Keamanan Terpadu
Komando pusat tanggap darurat, Kamera pengawas di lokasi strategis, Platform komunikasi terpadu bagi seluruh layanan darurat
4. Pengelolaan Sampah Pintar
Tempat sampah cerdas dengan sensor volume, Aplikasi mobile bagi warga untuk melaporkan masalah sampah, Rute pengumpulan sampah yang dioptimalkan menggunakan GPS dan analitik data.
Wali Kota Wesly Silalahi menyatakan dukungannya terhadap rencana implementasi konsep ini.
“Terima kasih atas kunjungan dan pemaparan dari PT Bedage Mandiri Indonesia. Kami merasa bangga dan menyambut baik ide transformasi ini. Semoga bisa segera diimplementasikan dan membawa dampak positif bagi warga Pematangsiantar,” ujar Wesly.
Sebagai tindak lanjut, Wali Kota Wesly mengajak rombongan untuk meninjau langsung sejumlah lokasi penting di kota, seperti Gedung IV Pasar Horas yang sempat terbakar, bangunan eks RPH di Jalan Melanthon Siregar, TPA Tanjung Pinggir, dan Terminal Tanjung Pinggir.
Turut Hadir, Zainal Siahaan, SE, MM (Asisten Perekonomian dan Pembangunan), Sofian Purba, S.Sos (Kadis PUTR), Herbet Aruan, S.Pd, M.H (Kadis Koperasi, UKM, dan Perdagangan), Dedi Idris Harahap, STP, M.Si (Kepala Bappeda), Farhan Zamzamy, SH (Plt Kasatpol PP), Lahiry Amri Ghoniyyu, SSTP, M.Si (Kabag Umum), Bolmen Silalahi, SP (Dirut PD Pasar Horas Jaya). (*)
































