ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Keluarga pasien dari luar Kota Pematangsiantar mengeluhkan mahalnya biaya parkir di sekitaran Rumah Sakit Vita Insani, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara.
Salah satunya, Fauzi, warga Air Batu, yang membawa orang tuanya hasil rujukan dari RS Air Batu ke RS Vita Insani. Kepada tim media online, Fauzi mengungkapkan keluhannya saat ditemui di warung kopi kompleks rumah sakit, Sabtu (19/07/2025).
“Biaya parkir di sini mahal, Bang. Sekali parkir Rp. 2.000. Kalau bolak-balik, bisa habis Rp. 10.000 cuma untuk parkir,” ucap Fauzi dengan nada memelas.
Keluhan Fauzi mendapat respons dari sejumlah warga lainnya yang juga menjenguk keluarga mereka di rumah sakit yang sama. Mereka menyatakan mengalami hal serupa.
Saat salah satu pengunjung, Aldi, mempertanyakan kejelasan pungutan parkir kepada petugas bernama Anto, terjadi ketegangan.
“Abang setor ke siapa uang parkir ini?” tanya Aldi.
“Lalu, mana karcis resminya?” lanjutnya.
Namun, Anto yang berjaga di depan rumah sakit bungkam dan enggan menjawab. Nyaris terjadi adu fisik antara Aldi dan juru parkir, sebelum akhirnya Aldi memilih pergi tanpa membayar parkir yang diminta.
Warga pun menduga praktik parkir liar di area tersebut merupakan bentuk pungutan liar (pungli). Mereka mempertanyakan ke mana aliran dana setoran parkir itu mengalir.
“Apakah uang setoran masuk ke Dinas Perhubungan, ke Yayasan RS Vita Insani, atau justru ke orang-orang dekat Wali Kota Alwi Hasbi Silalahi?” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk menertibkan praktik parkir liar di Jalan Merdeka, depan RS Vita Insani. Warga juga meminta investigasi transparan terkait kejelasan pengelolaan parkir dan penerima setoran. (Rit/ Tim)
































