Sekdaprov Sumut Dorong Sosialisasi 5 Hari Sekolah, UMKM Tumbuh, Guru Lebih Fokus

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:21 WIB

40461 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut), Dr. Togap Simangunsong, M.Si., mengajak seluruh jajaran Dinas Pendidikan Sumut untuk terus menggencarkan sosialisasi kebijakan lima hari sekolah. Kebijakan ini dinilai memiliki efek ganda (multiplier effect) yang sangat positif.

Hal tersebut disampaikannya saat kunjungan dan silaturahmi bersama jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumut di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Jalan Cik Ditiro No. 1, Medan, Jumat (1/8/2025).

Menurut Togap, kebijakan lima hari sekolah bukan hanya soal pengurangan hari belajar, tetapi bagian dari strategi besar meningkatkan kualitas pendidikan, mempererat hubungan orang tua dan anak, serta berdampak langsung pada sektor ekonomi, terutama pelaku UMKM.

“Kebijakan lima hari belajar memiliki efek ganda yang sangat positif. Salah satunya terhadap pertumbuhan UMKM. Anak-anak punya lebih banyak waktu bersama keluarga. Orang tua bisa mengajak anak bermain dan berbelanja, yang pada akhirnya menggerakkan perekonomian sektor informal,” ujar Togap.

Ia juga mengungkapkan bahwa studi di lapangan menunjukkan adanya perbedaan dampak ekonomi antara daerah yang sudah menerapkan kebijakan ini dengan yang belum. Namun, Togap menyayangkan masih banyak masyarakat yang belum memahami sepenuhnya manfaat kebijakan ini.

Karena itu, ia meminta Kepala Dinas dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Sumut untuk terus melakukan sosialisasi secara berkelanjutan.

“Program ini harus terus disosialisasikan. Banyak yang belum melihat dampak nyatanya. Padahal sektor UMKM dan pariwisata juga ikut terdampak positif,” tambahnya.

Selain itu, Togap juga menyoroti pentingnya mengurangi beban administrasi guru. Ia berharap guru dapat kembali fokus pada tugas utama mereka: mengajar dan mendidik.

“Jangan sampai guru habis waktu hanya mengurus laporan, angka kredit, dan administrasi. Kita perlu bantu mereka melalui pendampingan atau penyediaan tenaga administrasi, agar kualitas pembelajaran tetap terjaga,” jelasnya.

Togap menegaskan bahwa program prioritas Dinas Pendidikan Sumut sejalan dengan program nasional dan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara.

“Program-program sudah baik. Tinggal bagaimana seluruh lini dari pimpinan hingga staf di lapangan, kompak untuk menyukseskan target yang ada. Visi ‘Kolaborasi Sumut Berkah’ dalam meningkatkan kualitas SDM bisa tercapai,” tegasnya.

Sementara itu, Drs. Alexander Sinulingga, M.Si., selaku Kepala Dinas Pendidikan Sumut, dalam kesempatan tersebut memaparkan program-program prioritas pendidikan, antara lain peningkatan Angka Partisipasi Murni (APM) dan wajib belajar 13 tahun.

“Kami terus memperluas akses pendidikan, salah satunya melalui program SMA Terbuka di 20 sekolah dengan target menjangkau 500 siswa putus sekolah,” jelas Alexander.

Pemerintah Provinsi juga mendorong pemerataan pendidikan berkualitas melalui pembangunan dan pengembangan sekolah unggul berasrama, seperti: SMAN 2 Balige, SMAN 1 Raya, SMAN 1 Matauli, SMAN 2 Sipirok.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga mengembangkan 11 SMK Negeri unggulan di kawasan pantai timur, pantai barat, dan wilayah kepulauan.

“Kami berharap sekolah ini menjadi pusat pertumbuhan mutu pendidikan di daerah, terutama wilayah yang masih terbatas aksesnya terhadap pendidikan berkualitas,” ujar Alexander.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut para kepala bidang dan kepala cabang Dinas Pendidikan se-Sumatera Utara.

 

Wartawan : Andre/pr

Berita Terkait

5.417 Desa di Sumut Dipetakan Lewat Indeks Desa, Pemprov Dorong Desa Tertinggal Naik Kelas
Kurang dari 24 Jam, Polda Sumut Ungkap Dugaan Perampokan dan Pembunuhan Driver Taksi Online
Harga Ayam Tembus Rp 50 Ribu per Kilogram, TPID Sumut Perketat Pengawasan Pasokan dan Distribusi
Pemprov Sumut Siapkan BLUD untuk 146 Aset Olahraga, Target Kurangi Beban APBD
Gerakan Pangan Murah Digelar di Sumut, Beras hingga Daging Disiapkan dengan Harga Terjangkau
Pemprov Sumut dan BI Perkuat Ekonomi Syariah, UMKM Jadi Sasaran Utama
Polwan Polda Sumut Gelar Bakti Kesehatan, 200 Warga Belawan Dapat Pengobatan Gratis
Bobby Nasution Dorong Bank Sumut dan Tirtanadi Naik Kelas ke Bursa Efek

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Digelar 13 September, Hadiah Total Rp 100 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:15 WIB

5.417 Desa di Sumut Dipetakan Lewat Indeks Desa, Pemprov Dorong Desa Tertinggal Naik Kelas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Driver Online, Dua Tersangka Disebut Butuh Uang Beli Sabu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:55 WIB

Penghargaan iNews TV untuk Aceh Barat Daya, Rifqi Maulana Apresiasi Kinerja Safaruddin

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Sambutan Warga Jombang Iringi Perjalanan Presiden Prabowo Menuju Muktamar NU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:35 WIB

Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Proyek Drainase Jalan Pdt. J.W. Saragih Disorot, APD Pekerja dan Campuran Material Dipertanyakan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Wabup Asahan Dukung Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf untuk Perkuat Kepastian Hukum

Berita Terbaru