ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., berharap Laboratorium Kesehatan Masyarakat dapat menjadi pusat rujukan layanan kesehatan dan memberi manfaat bagi seluruh warga kota.
Hal itu disampaikan Wesly dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt Asisten Administrasi Umum, Rosion Julietta Hutauruk, S.H., M.Si., pada acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kota Pematangsiantar, Rabu (6/8/2025), di Jalan Vihara, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan.
Wesly menekankan bahwa pembangunan laboratorium ini adalah bentuk nyata komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dalam bingkai transformasi layanan kesehatan. Laboratorium yang modern dan lengkap sangat penting untuk deteksi dini, diagnosis, dan penanganan berbagai penyakit. Hal ini termasuk dalam transformasi layanan primer.
Ia menjelaskan, pembangunan gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat merupakan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Kesehatan Tahun 2025.
“Ini bukti sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi warga kita,” ujar Wesly.
Wesly juga berharap seluruh pihak ikut mengawal proses pembangunan agar berjalan lancar dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Semoga gedung ini menjadi pusat rujukan laboratorium dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Pematangsiantar,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, drg. Irma Suryani, M.K.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan laboratorium ini merupakan bagian dari penguatan transformasi layanan primer dalam sistem ketahanan kesehatan.
Menurutnya, penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat bertujuan untuk meningkatkan akses layanan laboratorium yang bermutu, mendukung surveilans penyakit dan faktor risiko kesehatan berbasis laboratorium, serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman penyakit, KLB, wabah, dan bencana.
Irma juga menjelaskan bahwa pembangunan laboratorium ini berasal dari bantuan DAK Fisik Bidang Kesehatan Pemerintah Republik Indonesia Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp7.563.686.805,08. Gedung dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kota Pematangsiantar seluas 2.726 meter persegi, dengan luas bangunan mencapai 1.510 meter persegi.
“Seluruh desain gedung telah sesuai dengan petunjuk teknis dan tipikal pembangunan gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat Tier 2 dari Kementerian Kesehatan RI,” ungkap Irma.
Acara peletakan batu pertama turut dihadiri oleh Wakapolres Pematangsiantar, Kompol Hendrik Situmorang, M.M., unsur Forkopimda, Direktur RSUD dr. Djasamen Saragih, dr. Aulia Sukri Sambas, M.K.M., jajaran rumah sakit swasta, pimpinan OPD, serta Camat Siantar Selatan, Henri Gunawan Purba, S.H.
Editor : Redaksi atapkota.com
































