Gubernur Bobby Nasution dan DPRD Sumut Sepakati Ranperda RPJMD 2025–2029

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 18:27 WIB

40214 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut secara resmi menandatangani keputusan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumut 2025–2029. Penandatanganan ini berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (7/8/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Bobby Nasution menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam mewujudkan visi “Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera Utara Unggul, Maju, dan Berkelanjutan” melalui implementasi lima misi pembangunan:

  1. Peningkatan kualitas sumber daya manusia.
  2. Menjaga stabilitas makro ekonomi daerah.
  3. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang berkualitas.
  4. Pengembangan infrastruktur yang estetik, ramah lingkungan, dan berkualitas.
  5. Penguatan ketahanan sosial dan budaya untuk membangun masyarakat tangguh.

Menurut Bobby, prioritas pembangunan akan difokuskan pada empat sektor utama: pendidikan, kesehatan, pertanian, dan infrastruktur. Selain itu, terdapat satu intervensi lintas sektor pada kawasan afirmasi, yang meliputi pengembangan pariwisata, ekonomi, dan industri serta potensi unggulan daerah.

Dalam kerangka RPJMD 2025–2029, Pemprov Sumut menargetkan enam capaian pembangunan utama:

  1. Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) untuk pemerataan akses pendidikan yang inklusif dan adil.
  2. Berobat gratis bagi seluruh masyarakat Sumut.
  3. Stabilisasi harga komoditas pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.
  4.  Digitalisasi pelayanan publik yang cepat, responsif, dan solutif.
  5. Pembangunan infrastruktur terintegrasi, termasuk jalan dan irigasi untuk mendukung ketahanan pangan.
  6. Perlindungan rakyat melalui layanan Restorative Justice seperti bantuan hukum gratis dan pencegahan kriminalitas.

Lebih lanjut, Bobby menjabarkan 17 prioritas strategis pembangunan dalam lima tahun ke depan:

  1. Pendidikan unggulan berbasis keterampilan sesuai kebutuhan industri dan potensi wilayah.
  2. Pemberdayaan perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
  3. Layanan kesehatan terintegrasi di sentra kawasan strategis.
  4. Penanggulangan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat rentan.
  5. Stabilitas ekonomi makro dan kesinambungan fiskal.
  6. Pengembangan ekonomi hijau dan biru.
  7. Ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.
  8. Pengembangan pariwisata lokal berbasis partisipasi masyarakat.
  9. Industri kreatif dan ekonomi berbasis teknologi.
  10. Reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan.
  11. Transformasi digital dalam pelayanan publik dan ekonomi.
  12. Infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi yang menopang pertumbuhan ekonomi lokal.
  13. Sistem logistik dan transportasi yang efisien dan kompetitif.
  14. Pengelolaan lingkungan dan ketahanan bencana berbasis keberlanjutan.
  15. Pembangunan berbasis desa.
  16. Penguatan ketahanan sosial dan budaya.
  17. Mewujudkan kehidupan yang aman dan tertib.

“Semangat kolaboratif yang ingin kita bangun bukanlah ego sektoral, melainkan energi kolektif. Seluruh pembangunan kita rancang bersama, melibatkan semua unsur dari pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, masyarakat sipil hingga generasi muda. Keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi atau serapan anggaran, tetapi dari sejauh mana rakyat merasakan kehadiran negara dalam kehidupan mereka,” tegas Bobby.

Sebelumnya, seluruh fraksi di DPRD Sumut menyampaikan pandangan akhir atas Ranperda RPJMD 2025–2029. Mereka berharap Pemprov Sumut lebih fokus pada pembangunan yang tepat sasaran, indikator yang terukur dan jelas, optimalisasi potensi daerah, serta penanganan kesenjangan sosial secara konkret.

Hadir dalam rapat ini, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Togap Simangunsong, para pimpinan OPD, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti, para Wakil Ketua, anggota DPRD, dan perwakilan unsur Forkopimda.

 

Wartawan : Andrew/kr

Berita Terkait

Bobby Nasution Siapkan Rp 50 Miliar untuk UMKM Sumut Tahun Depan, Fokus Perkuat Permodalan
Pengedar Sabu dan Ganja di Bandar Khalipah Ditangkap, Polisi Sita 11 Paket Narkoba
Bupati Asahan Dorong Data Tunggal untuk Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Dies Natalis ke-74 USU, Wagub Sumut Dorong Riset Tak Berhenti di Ruang Akademik
Budaya Menabung Didorong Sejak Sekolah, Pemprov Sumut Soroti Risiko Pinjaman Ilegal dan Penipuan
Titiek Sugiharti Ajak DWP Terus Berkontribusi bagi Pembangunan Sumut
Kapolda Sumut Hadiri Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi di Lapangan Astaka
Renungan Suci HUT Ke-81 RI, Bobby Nasution Tegaskan Semangat Pahlawan Jadi Kompas Pembangunan Sumut

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru