Harga Pangan Anjlok di Pasar Murah Sumut

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:31 WIB

40409 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumut Bobby Nasution meninjau pasar murah yang diselenggarakan di Lapangan PTPN I, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Rabu (27/8/2025).

Gubernur Sumut Bobby Nasution meninjau pasar murah yang diselenggarakan di Lapangan PTPN I, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Rabu (27/8/2025).

ATAPKOTA.COM, DELI SERDANG – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membuka sekaligus meninjau pelaksanaan Pasar Murah. Program ini bertujuan memastikan harga kebutuhan pokok lebih murah dibanding harga pasar serta membantu masyarakat yang terdampak lonjakan harga.

Pasar murah digelar serentak di 33 kabupaten/kota Sumut. Kegiatan ini menjadi langkah pemerintah untuk menstabilkan harga sejumlah komoditas pangan yang tengah naik di pasaran sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Pada Rabu (27/8/2025), Bobby meninjau langsung pelaksanaan pasar murah di Kabupaten Deliserdang dan Kota Binjai. Di Lapangan PTPN I, Regional I, Jalan Lintas Sumatera Limau Manis, Kecamatan Tanjungmorawa, ia disambut antusias warga yang sedang membeli kebutuhan pokok.

Bobby sempat berdialog dengan masyarakat soal harga pangan. Menyahuti permintaan warga, ia langsung menurunkan harga beberapa komoditas. Beras SPHP, misalnya, turun dari Rp56.500 per 5 kg menjadi Rp55.000. Telur dari Rp51.000 per papan menjadi Rp45.000. Minyakita dari Rp16.500/liter turun ke Rp15.500/liter, sedangkan gula pasir dari Rp17.500/kg menjadi Rp16.500/kg.

“Beras SPHP sudah diturunkan ya, ibu-ibu dan bapak-bapak. Telur juga sudah diturunkan lagi harganya,” ujar Bobby di hadapan warga.

Harga cabai merah di pasar saat ini Rp42.000/kg, namun di pasar murah dijual Rp35.000/kg. Bawang merah juga lebih murah, dari Rp40.000/kg di pasar menjadi Rp35.000/kg di pasar murah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ESDM Sumut, Fitra Kurnia, menjelaskan pasar murah digelar untuk meredam kenaikan harga yang memengaruhi indeks harga konsumen, terutama beras. Menurutnya, sejak Senin lalu sudah disalurkan beras SPHP kategori medium sebanyak 180 ton. Hingga kini, Bulog menyalurkan lebih dari 2.000 ton ke pasar ritel.

“Gerakan pangan murah serentak ini diharapkan bisa menurunkan harga beras di pasar,” kata Fitra.

Warga pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. Ernawati, warga Lubuk Pakam, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah.

“Pasar murah ini sangat membantu. Saya beli 10 kg beras, harganya jauh lebih murah dibanding di pasar,” ujarnya.

Setelah dari Deliserdang, Bobby bersama Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi meninjau pasar murah di Lapangan Asrama Kebun Lada, Jalan T Amir Hamzah, Binjai Utara. Ribuan warga memadati lokasi pasar murah tersebut.

Riri Savira, warga Jati Negara Binjai, berharap pasar murah bisa lebih sering digelar.
“Kalau bisa sebulan dua kali, biar masyarakat lebih terbantu,” katanya. (*)

Berita Terkait

Brimob Polda Sumut Kawal Aksi di Kantor Gubernur, Pengamanan Berlangsung Kondusif
Dugaan Kejanggalan Kasus ART di Bengkulu, PERMAHI Dorong RDP dengan DPR RI
Audit LKPD 2025 Dimulai, Wali Kota Siantar Ikuti Entry Meeting BPK dari Balai Kota
Pemko Pematangsiantar Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Targetkan Raih Opini WTP
Sampaikan LKPJ 2025, Bobby Nasution Paparkan Turunnya Kemiskinan dan Naiknya IPM Sumut
Portal PASADA Diluncurkan, Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Kebencanaan
Stabilitas, Hukum, dan Reformasi SDM: Janji Prabowo di Panggung Washington
Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Medan menunjukkan tren positif dalam satu tahun di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Walikota Medan, Zakiyuddin Harahap. Sinergi yang kuat antara Pemerintah Kota Medan dan jajaran kepolisian berdampak nyata terhadap penurunan angka kriminalitas di berbagai sektor. Berdasarkan data melalui aplikasi Daily Operation Reporting System (DORS), sinergi antara Wali Kota Medan Rico Waas dan Kapolrestabes Kota Medan Kombes Pol Calvijn Simanjuntak, diwujudkan dengan keberhasilan penurunan kasus kriminal, khususnya 3C (Curas, Curat, dan Curanmor). Kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) turun 3 persen, dari 78 menjadi 76 laporan. Pencurian dengan pemberatan (Curat) menurun 1 persen, dari 939 menjadi 928 laporan. Sementara pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) mencatat penurunan paling signifikan, yakni 31 persen, dari 788 menjadi 541 laporan. Secara keseluruhan, total kasus 3C turun 14 persen, dari 1.805 menjadi 1.545 laporan. Penurunan angka kejahatan ini menjadi indikator efektivitas langkah-langkah preventif dan represif yang dilakukan aparat keamanan, mulai dari peningkatan patroli rutin, penguatan pengawasan di wilayah rawan, hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat. Saat ini Pemerintah Kota Medan juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga. Dalam satu tahun kepemimpinan Rico Waas, stabilitas keamanan dan ketertiban umum menjadi salah satu prioritas utama dalam mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat. Kondisi yang semakin aman dan kondusif ini merupakan wujud nyata dari komitmen menghadirkan Kota Medan yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. Seperti diketahui, sebelumnya Wali Kota Medan Rico Waas telah mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) sejak awal menjabat. Sudah ada 1.160 Poskamling dari 2.001 lingkungan di Kota Medan diaktifkan kembali. Rico menilai bahwa Poskamling efektif untuk menjaga lingkungan. Sehingga sejak awal Rico meminta agar diaktifkan kembali Poskamling. “Pasca saya dilantik Februari 2025, pada 27 Maret 2025 saya sudah mengingatkan camat agar Poskamling segera diaktifkan kembali, kita harus solid, bersama Bhabinkamtibmas dan seluruh unsur masyarakat. Meskipun terkesan jadul, di era modern justru ini cara efektif menjaga lingkungan,” kata Rico Waas dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 10:55 WIB

Tiga Kali Ditolak, Akses Wartawan ke SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Dibatasi: Ada Apa yang Disembunyikan?

Selasa, 21 April 2026 - 10:12 WIB

Nasionalisme Dipertanyakan: SMKN 3 Pematangsiantar Biarkan Tiang Bendera Kosong

Senin, 20 April 2026 - 19:42 WIB

Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara

Senin, 20 April 2026 - 18:55 WIB

Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan

Senin, 20 April 2026 - 18:42 WIB

Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Senin, 20 April 2026 - 17:23 WIB

Gebyar Pajak Sumut Dongkrak PKB 30 Persen, Penerimaan Tembus Rp 125 Miliar

Senin, 20 April 2026 - 16:22 WIB

Rugikan Negara Rp 2,57 Miliar, Tersangka JT Diserahkan ke Kejari Medan

Senin, 20 April 2026 - 16:00 WIB

Dari ATR ke Boeing, Wapres Dorong Upgrade Bandara Nabire demi Konektivitas Papua Tengah

Berita Terbaru