Polisi Evakuasi Mayat Tukang Becak di Tanah Jawa, Keluarga Pilih Tidak Autopsi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 20 September 2025 - 21:28 WIB

40601 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

saat pelaksanaan Evakuasi. Sabtu, (20/9/2025) pukul 20.53 WIB

saat pelaksanaan Evakuasi. Sabtu, (20/9/2025) pukul 20.53 WIB

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Polsek Tanah Jawa bergerak cepat mengevakuasi mayat seorang tukang becak yang ditemukan di rumahnya, Lingkungan II Kampung Melayu, Kelurahan Pematang Tanah Jawa, Sabtu (20/9/2025) sore. Korban diduga meninggal akibat penyakit asam lambung akut.

Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H., menjelaskan bahwa laporan pertama datang dari warga melalui Bhabinkamtibmas Aiptu A.L. Siahaan sekitar pukul 18.20 WIB. Polisi langsung menindaklanjuti laporan dengan melakukan pengecekan ke lokasi.

“Kami menerima informasi adanya mayat di rumah warga. Setelah dicek, ternyata benar seorang pria ditemukan meninggal, diperkirakan sudah tiga hari,” kata Kompol Asmon, Sabtu (20/9/2025) malam.

Korban teridentifikasi sebagai Efendi Siregar (60), tukang becak yang tinggal sendiri di rumahnya. Ia diketahui mengidap penyakit asam lambung akut.

Tim gabungan yang terdiri dari Kanit Reskrim, Pawas, personel piket, Kepling, serta petugas kesehatan dari Puskesmas Tanah Jawa masuk ke dalam rumah dan memastikan kondisi korban.

Pemeriksaan medis dilakukan Masda br Siagian, A.Md.Keb., dan Hotmaida br Sinaga, S.Keb. Hasil pemeriksaan luar menunjukkan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan medis menyatakan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban,” tegas Kompol Asmon.

Saksi utama, Nismah br Sitompul (60), adik kandung istri korban, menyampaikan bahwa korban memang tinggal sendiri dan memiliki riwayat sakit. Keterangan saksi dikuatkan oleh beberapa warga, termasuk Kepling Muhammad Yunus Ritonga, petani Gunawan Sitompul, serta Masriatun br Hutapea.

Pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban sebagai takdir dan menolak dilakukan autopsi. Sikap itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang diserahkan kepada Polsek Tanah Jawa.

“Keluarga korban meminta agar tidak dilakukan autopsi karena menganggap kematian korban akibat penyakit yang diderita,” jelas Kompol Asmon.

Polisi tetap melakukan prosedur standar, termasuk olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga koordinasi dengan pihak kelurahan dan tenaga medis. Kasus ini dicatat dalam Laporan Polisi Nomor LP-A/13/IX/2025/Polsek Tanah Jawa/Polres Simalungun/Polda Sumut.

“Kami melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi untuk melengkapi berkas dan melaporkan perkembangan kepada pimpinan,” tutup Kompol Asmon.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya respons cepat aparat, transparansi proses, serta keterlibatan keluarga dalam setiap keputusan hukum dan medis.

Berita Terkait

Kapolres Simalungun Pimpin Strong Point Pagi di Sinaksak
Gubuk Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba di Kolang Dibongkar dan Dibakar
DLH Simalungun Uji Kualitas Udara di Raya, Parapat, dan Perdagangan
Kapolres Simalungun Rembuk Bersama Kepling dan Gamot, Bahas Layanan 110 hingga Balap Liar
Kapolres Simalungun Safari Minggu Kasih di HKBP Serbelawan, Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judol
Timsus Macan Polres Belawan Amankan Dua Orang dalam Penanganan Dugaan Tawuran
Bupati Simalungun Hadiri Haul ke-17 Tuan Guru Batak, Rumah Tahfiz Al-Qur’an Diresmikan
Motor hingga 30 Kain Ulos Hilang, Kerugian Pencurian di Sibolga Ditaksir 40 Juta

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Kapolres Simalungun Pimpin Strong Point Pagi di Sinaksak

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Kapolda Sumut Sonny Irawan Apresiasi Bhayangkari dalam Peringatan HKGB ke-74

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Gubuk Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba di Kolang Dibongkar dan Dibakar

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:59 WIB

DLH Simalungun Uji Kualitas Udara di Raya, Parapat, dan Perdagangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Warga Jorlang Hataran Keluhkan Narkoba hingga Pencurian Sawit kepada Wakapolres Simalungun

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Banjir Berulang di Kelurahan Suka Maju Pematangsiantar, Laporan Warga ke Camat Marihat Tak Kunjung Ditindaklanjuti

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Exit Meeting BPK di Asahan, Taufik Zainal Abidin Dorong Pengelolaan Keuangan Akuntabel

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Kapolda Sumut Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Medan, Pengendara Dapat Helm dan Masker

Berita Terbaru

Kapolres Simalungun memimpin Strong Point Pagi di Sinaksak untuk membantu kelancaran lalu lintas

HUKUM & KRIMINAL

Kapolres Simalungun Pimpin Strong Point Pagi di Sinaksak

Senin, 19 Okt 2026 - 21:46 WIB