RS Bhayangkara Medan Perkuat Layanan Visum et Repertum Ramah Perempuan dan Anak

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 22 September 2025 - 18:51 WIB

40327 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasubbid Yanmeddokpol RS Bhayangkara TK II Medan, dr. Evi Melva Frida Manurung, M.K.M.,

Kasubbid Yanmeddokpol RS Bhayangkara TK II Medan, dr. Evi Melva Frida Manurung, M.K.M.,

ATAPKOTA.COM, MEDAN – RS Bhayangkara Tingkat II Medan resmi meluncurkan proyek perubahan bertajuk Penguatan Layanan Visum et Repertum dalam Implementasi Asta Cita Perlindungan Perempuan dan Anak. Langkah ini menjadi bagian dari strategi mendukung prioritas nasional dalam perlindungan perempuan dan anak sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden dan RPJMN.

Kasubbid Yanmeddokpol RS Bhayangkara TK II Medan, dr. Evi Melva Frida Manurung, M.K.M., menegaskan bahwa visum et repertum (VeR) memegang peran krusial sebagai alat bukti utama dalam proses hukum kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Meski begitu, ia mengakui masih ada kesenjangan antara regulasi dan implementasi di lapangan, baik dari sisi sumber daya manusia, standar pelayanan, maupun sistem administrasi.

“Proyek perubahan ini hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan SOP Plus, peningkatan kapasitas SDM, serta sistem digital monitoring yang terintegrasi. Dengan langkah ini, kami ingin memastikan layanan VeR lebih cepat, akurat, dan ramah bagi korban,” ujar dr. Evi.

Sejak diimplementasikan pada 19 Agustus hingga 8 September 2025, sejumlah langkah strategis telah dijalankan. Antara lain, pembentukan gugus tugas penguatan layanan VeR, penyusunan Perjanjian Kerja Sama lintas sektor dengan Unit PPA Polri, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A), serta LPSK. Selain itu, RS Bhayangkara Medan juga merevitalisasi SOP layanan VeR, menyusun modul pelatihan VeR + Trauma Informed Care untuk 20 tenaga inti, serta membangun dashboard digital monitoring guna memantau kinerja layanan secara real time.

Menurut dr. Evi, proyek perubahan ini terbukti menghadirkan dampak positif yang luas. Ia mencatat peningkatan akurasi dan kecepatan pelaporan VeR hingga 40 persen, transparansi layanan yang lebih terjamin, serta penguatan kepercayaan publik terhadap Polri dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Harapan kami, RS Bhayangkara TK II Medan dapat menjadi center of excellence layanan VeR ramah perempuan dan anak di tingkat nasional. Inisiatif ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi kelompok rentan dan memastikan keadilan sosial bagi semua,” tutupnya. (An/red)

Berita Terkait

Kualitas Udara Memburuk, Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah
Pemprov Sumut Optimistis Capai Target 46% Cek Kesehatan Gratis pada Akhir 2026
Timsus Macan Polres Belawan Amankan Dua Orang dalam Penanganan Dugaan Tawuran
Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Puskesmas Kuta Tinggi Bagikan Ratusan Masker
Sambut HUT ke-78 GPIB Immanuel, Rico Waas Apresiasi Rencana Ruang Doa
Kabut Asap Melanda Sumut, Pemko Medan Berlakukan PJJ hingga 21 Oktober 2026
DLH Medan Pastikan Tiga Stasiun Pemantau Kualitas Udara Beroperasi 24 Jam
SMP Classrooms of Hope Dibangun di Belawan, Pelindo dan BNCT Dukung Pemerataan Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:18 WIB

PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Kapolres untuk Jaga Keamanan dan Keandalan Listrik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Ramses Walmanto Manurung Tampung Keluhan Warga soal Sampah dan Lampu Jalan Mati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Rakernas III PJS Digelar di Batam 4–5 November 2026, Bahas Pengesahan Lima Pedoman Organisasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Borong Prestasi di Lima Kategori, TP PKK Asahan Jadi Juara Umum HKG Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Panitia Pemilihan Rektor USI: Suara Senat Bukan Penentu Akhir, 3 Calon Rektor USI Ikuti Seluruh Tahapan Seleksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Hidayati Laporkan Ratnawati ke Polda Bengkulu atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah

Berita Terbaru