Pemprov Sumut Gelar 524 Pasar Murah Tekan Inflasi, Inflasi Tembus 5,32 Persen

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 19:28 WIB

40139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Sumut Fitra Kurnia bersama Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Poppy Hutagalung, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumut Yusfahri Perangin-angin dan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Budi Cahyanto saat konferensi pers terkait Pengendalian Inflasi untuk Jaga Daya Beli di Anjungan Dekranasda Sumut, lantai 1 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Selasa (7/10/2025).

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Sumut Fitra Kurnia bersama Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Poppy Hutagalung, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumut Yusfahri Perangin-angin dan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Budi Cahyanto saat konferensi pers terkait Pengendalian Inflasi untuk Jaga Daya Beli di Anjungan Dekranasda Sumut, lantai 1 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Selasa (7/10/2025).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara berkolaborasi dengan 33 kabupaten/kota dan berbagai lembaga terkait dalam Gerakan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 524 titik di seluruh wilayah Sumut. Langkah masif ini menjadi upaya strategis pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi yang terus meningkat.

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Poppy Hutagalung, menegaskan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu menstabilkan harga bahan pokok yang menjadi penyumbang utama inflasi.

“Gerakan pangan dan pasar murah sampai hari ini masih berlangsung. Kegiatan ini sudah dimulai sejak Agustus. Selain itu, kami juga menyiapkan strategi jangka pendek, menengah, dan panjang untuk mengantisipasi laju inflasi di Sumut,” ujar Poppy usai Temu Pers Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Aula Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (7/10/2025).

Data terbaru mencatat, tingkat inflasi Sumut (year-on-year) pada September 2025 mencapai 5,32 persen, naik dari 4,42 persen pada Agustus 2025. Angka ini menjadi yang tertinggi secara nasional, jauh di atas inflasi nasional sebesar 2,65 persen.

Beberapa komoditas yang paling berpengaruh terhadap kenaikan harga adalah cabai merah, bawang merah, cabai rawit, cabai hijau, bawang putih, beras, emas perhiasan, dan daging ayam.

Pemprov Sumut juga memperketat pengawasan rantai distribusi dan memastikan pasokan bahan pokok tetap terjaga.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumut, Fitra Kurnia, menjelaskan bahwa panjangnya jalur distribusi dari petani ke konsumen menjadi salah satu penyebab utama tingginya harga di pasar.

“Distribusi pangan yang tidak efisien sering memicu selisih harga besar antara petani dan pembeli. Karena itu, pengawasan dan intervensi pasar harus dilakukan secara konsisten,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menyampaikan bahwa kerja sama antara Pemprov Sumut, pemerintah kabupaten/kota, serta TNI dan Polri terus diperkuat demi menjaga stabilitas pangan dan harga di lapangan.

Menurutnya, Bulog menjalankan dua program utama dalam mendukung gerakan ini. Pertama, program bantuan pangan yang kini menjangkau 844.696 keluarga penerima manfaat, meningkat dari 832.772 keluarga sebelumnya.

“Bantuan pangan ini disalurkan di seluruh 33 kabupaten/kota. Pasokan beras Bulog telah siap dan tersebar di 18 titik gudang,” jelas Budi.

Program kedua adalah penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dengan total alokasi 89.861 ton, di mana 30,4 persen atau sekitar 27.500 ton telah tersalur.

Budi menegaskan, gerakan pangan dan pasar murah ini bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan strategi nyata dalam menyalurkan bantuan dan menekan harga di tingkat konsumen. Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi, termasuk Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura, Dinas Perindustrian dan Perdagangan ESDM, serta aparat TNI/Polri.

Dengan sinergi lintas sektor ini, Pemprov Sumut berharap harga kebutuhan pokok dapat kembali stabil, daya beli masyarakat tetap terjaga, dan inflasi tidak semakin membebani ekonomi rumah tangga. (RAP)

Berita Terkait

Bupati Asahan Sambut 240 Jamaah Haji Kloter 7, Satu Jamaah Masih Dirawat di Makkah
Sumut Tumbuh 4,98 Persen di Tengah Gejolak Global, Event Internasional Jadi Motor Ekonomi
Wesly Silalahi Apresiasi Polres Pematangsiantar, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Bandar Narkoba
9 Ruas Jalan Provinsi di Simalungun Segera Diperbaiki, Anton Saragih Tinjau Lokasi Proyek
234 Jamaah Haji Asahan Tiba di Tanah Air, Wakil Bupati Rianto Sambut Langsung
Kades Lulus Pelatihan Basarnas Akan Dapat Insentif dari Bobby Nasution, Ini Alasannya
Polres Pematangsiantar Musnahkan 77 Kg Ganja dan 1 Kg Sabu, Klaim Selamatkan 236 Ribu Jiwa
Momen Rico Waas Ajak Peserta Khitanan Massal Kuis dan Bagi Uang Saku di Medan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:30 WIB

Bupati Asahan Sambut 240 Jamaah Haji Kloter 7, Satu Jamaah Masih Dirawat di Makkah

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

Sumut Tumbuh 4,98 Persen di Tengah Gejolak Global, Event Internasional Jadi Motor Ekonomi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:22 WIB

Wesly Silalahi Apresiasi Polres Pematangsiantar, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Bandar Narkoba

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:05 WIB

9 Ruas Jalan Provinsi di Simalungun Segera Diperbaiki, Anton Saragih Tinjau Lokasi Proyek

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:00 WIB

234 Jamaah Haji Asahan Tiba di Tanah Air, Wakil Bupati Rianto Sambut Langsung

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Polres Pematangsiantar Musnahkan 77 Kg Ganja dan 1 Kg Sabu, Klaim Selamatkan 236 Ribu Jiwa

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:00 WIB

Momen Rico Waas Ajak Peserta Khitanan Massal Kuis dan Bagi Uang Saku di Medan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50 WIB

DPRD Simalungun Sampaikan Rekomendasi LKPj 2025, Ini Pesan untuk Pemerintahan Anton Saragih

Berita Terbaru