Pemprov Sumut Pastikan Stabilitas Harga Pangan dan Surplus Produksi Hingga Akhir 2025

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 13:06 WIB

40318 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Togap Simangunsong mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 secara daring melalui aplikasi zoom meeting di Ruang Smart Province Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Senin (13/10).

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Togap Simangunsong mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 secara daring melalui aplikasi zoom meeting di Ruang Smart Province Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Senin (13/10).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan demi mengendalikan inflasi. Upaya ini dilakukan dengan memastikan kecukupan pasokan dan ketersediaan kebutuhan pokok hingga akhir tahun 2025.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Togap Simangunsong menegaskan komitmen tersebut usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang digelar secara virtual di Sumut Smart Province, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (13/10/2025). Rapat itu juga membahas kebersihan dan kesehatan pengelolaan hewan ternak untuk pangan serta evaluasi dukungan daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.

“Pada minggu kedua Oktober, Bapak Mendagri menyebutkan tiga komoditas penyumbang tertinggi inflasi, yaitu telur ayam ras, daging ayam ras, dan cabai merah. Karena itu, dinas terkait harus segera mengatasi persoalan ini,” tegas Togap.

Menurutnya, pengendalian inflasi dapat dilakukan melalui gerakan tanam serentak oleh pemerintah dan masyarakat. Langkah ini diyakini mampu menjaga pasokan produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan. “Minimal untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Sumut pernah berhasil melaksanakan program seperti ini,” ujarnya.

Togap juga menyoroti kenaikan harga telur dan daging ayam ras yang diduga dipicu pelaksanaan program makan bergizi gratis. Ia meminta dilakukan pemetaan kebutuhan dan produksi kedua komoditas tersebut. “Akan ada sekitar 1.700 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumut, dan baru 350 yang terealisasi. Setelah rapat ini, saya akan berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional Regional Sumut,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumut, harga cabai merah rata-rata Rp81.900 per kilogram, beras medium Rp14.022, dan beras premium Rp15.253 per kilogram, menunjukkan tren penurunan harga. Dari sisi produksi, Sumut dipastikan surplus pangan. Total produksi beras mencapai 2.262.573 ton, sedangkan kebutuhan hanya 1.720.656 ton, sehingga surplus 541.916 ton.

Komoditas jagung juga surplus 23.294 ton, dan kedelai surplus 1.097 ton. Dengan demikian, Sumut berada dalam posisi aman untuk menjaga ketahanan pangan regional.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta daerah mewaspadai kenaikan harga ayam dan telur yang terjadi di banyak wilayah. Ia menegaskan pentingnya koordinasi dengan Bulog untuk menyalurkan jagung SPHP serta memastikan penyebab kenaikan harga di tingkat peternak.

Selain itu, Mendagri menekankan percepatan realisasi BPHTB dan PBG gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar kebijakan pusat berdampak nyata di daerah. (RAP)

Berita Terkait

Usai Diberitakan, Bendera Merah Putih Berkibar di SMKN 3 Pematangsiantar: Apa Sanksi Lalai ke Pihak Sekolah?
Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari
Capaian 100 Hari Polres Karo: Dari Kasus Kriminal hingga Ladang Ganja Terungkap
Tiga Kali Ditolak, Akses Wartawan ke SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Dibatasi: Apa Ada yang Disembunyikan?
Nasionalisme Dipertanyakan: SMKN 3 Pematangsiantar Biarkan Tiang Bendera Kosong
Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara
Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan
Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:28 WIB

Usai Diberitakan, Bendera Merah Putih Berkibar di SMKN 3 Pematangsiantar: Apa Sanksi Lalai ke Pihak Sekolah?

Selasa, 21 April 2026 - 13:10 WIB

Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari

Selasa, 21 April 2026 - 11:45 WIB

Capaian 100 Hari Polres Karo: Dari Kasus Kriminal hingga Ladang Ganja Terungkap

Selasa, 21 April 2026 - 10:55 WIB

Tiga Kali Ditolak, Akses Wartawan ke SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Dibatasi: Apa Ada yang Disembunyikan?

Selasa, 21 April 2026 - 10:12 WIB

Nasionalisme Dipertanyakan: SMKN 3 Pematangsiantar Biarkan Tiang Bendera Kosong

Senin, 20 April 2026 - 18:55 WIB

Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan

Senin, 20 April 2026 - 18:42 WIB

Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Senin, 20 April 2026 - 18:04 WIB

Jembatan Gang Damai Ambruk, Pemko Medan Ajukan Pinjam Pakai Lahan ke PT KAI

Berita Terbaru

Prakiran Cuaca Perjam untuk Kota Pematangsiantar

Cuaca & bencana

Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:10 WIB