ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur tetap melaksanakan Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Aceh Timur ke-69 dan HUT Korpri ke-54 meski hujan deras mengguyur Lapangan Pusat Pemerintahan Aceh Timur, Desa Titi Baro, Idi Rayeuk, Senin (24/11/2025). Dengan mengusung tema “Aceh Timur Garang, Kuat Bersama Rakyat, Maju Bersama Syariat”, upacara ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pembangunan daerah, pelayanan publik, dan implementasi nilai syariat Islam.
Upacara dipimpin Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sebagai Pembina Upacara. Selain itu, Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H., turut mendampingi dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam amanatnya, Bupati Iskandar menegaskan bahwa peringatan HUT Aceh Timur dan HUT Korpri menjadi momentum untuk menilai capaian pembangunan sekaligus mengapresiasi kinerja ASN yang menjadi garda terdepan pelayanan publik. Ia menjabarkan sembilan misi pembangunan daerah, mulai dari penguatan syariat Islam, pembangunan infrastruktur, penurunan kemiskinan, pemulihan hak korban konflik, hingga pengembangan sektor pariwisata.
“Korpri adalah ujung tombak keberhasilan pembangunan. Rakyat menunggu kerja nyata, bukan sekadar rencana,” tegas Bupati. Ia meminta seluruh ASN menjaga profesionalitas, integritas, kedisiplinan, dan loyalitas dalam memberikan pelayanan.
Sementara itu, Wakil Bupati T. Zainal Abidin menyampaikan bahwa kemajuan Aceh Timur menuntut kerja sama lintas sektor. “Kemajuan Aceh Timur tidak lahir dari kebetulan, tetapi dari kerja keras dan kolaborasi. Momentum ulang tahun ke-69 ini harus memperkuat persatuan serta membuka ruang bagi inovasi,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pemkab Aceh Timur bekerja sama dengan BPJS untuk menyerahkan beasiswa pendidikan, sertifikat kartu kepercayaan, dan buku Puisi Etnis Nusantara sebagai bentuk kepedulian dan penguatan literasi.
Upacara ini dihadiri unsur Forkopimda, pejabat OPD, camat se-kabupaten, organisasi perempuan, unsur Pramuka, serta tamu undangan lainnya, sehingga menciptakan kebersamaan dalam mendorong pembangunan dan tata kelola pemerintahan yang bersih serta responsif. (HAS)


































