ATAPKOTA.COM, TAPTENG– Upaya percepatan penanganan bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga terus dikerjakan secara intensif oleh Polda Sumatera Utara. Pada Minggu pagi, 30 November 2025, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., kembali turun langsung meninjau kondisi lapangan melalui jalur udara menggunakan helikopter Polri.
Selain melakukan pengecekan situasi terkini, Kapolda sekaligus mengangkut bantuan bahan pangan untuk masyarakat yang masih berada di pengungsian maupun wilayah yang hingga kini terisolasi akibat rusaknya akses darat.
Peninjauan ini menjadi bukti komitmen Polda Sumut dalam memastikan proses evakuasi, pendistribusian logistik, hingga tahap pemulihan pascabencana berjalan optimal di tengah banyaknya titik longsor, putusnya jembatan, serta akses darat yang belum sepenuhnya pulih.
Masih pada hari yang sama, pesawat Mabes Polri kembali diberangkatkan dari Bandara Silangit menuju Bandara Pinangsori, membawa bantuan bahan makanan untuk warga terdampak.
Adapun isi bantuan tahap ini meliputi:
Wortel: 240 kg, Kentang: 180 kg, Cabai merah: 180 kg, Tomat: 300 kg, Sawi putih: 300 kg, Jipang: 360 kg, Sarden kaleng: 75 dus, Jahe merah: 6 karung, Garam: 60 bal, Bawang merah: 6 karung, Bawang putih: 6 karung, Beras: 2 goni, Telur: 2 papan, Mie instan: 4 kotak.
Bantuan ini merupakan dukungan dari Polres Simalungun dan Bhayangkari Simalungun, yang sejak awal turut berperan aktif mengirimkan suplai cepat ke wilayah paling terdampak bencana.
Kabid Humas Polda Sumut yang ikut dalam penerbangan pengangkutan bantuan tersebut menegaskan bahwa seluruh personel Polda Sumut bekerja tanpa jeda.
“Hari ini bantuan kembali kita dorong melalui jalur udara karena akses darat masih sangat sulit ditembus. Kapolda Sumut memimpin langsung peninjauan dan pendistribusian untuk memastikan seluruh bantuan sampai ke tangan masyarakat yang paling membutuhkan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Polri memaksimalkan seluruh sarana udara dan darat untuk memastikan seluruh wilayah terdampak mendapatkan bantuan tanpa terkecuali.
“Selain bantuan yang diterbangkan hari ini, masih banyak logistik lain dari Mabes Polri, Polda Sumut, dan Polres jajaran yang kini berada di gudang Tapanuli Utara. Semuanya akan dikirim bertahap sambil menyesuaikan cuaca dan akses. Prioritas kami tetap memastikan stok makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar warga aman,” jelasnya.
Selain distribusi melalui jalur udara, tim gabungan TNI–Polri, BPBD, Basarnas, dan relawan terus mendorong pembukaan jalur darat pada titik-titik yang memungkinkan dilewati kendaraan.
Akses darat yang pulih menjadi faktor penting dalam mempercepat proses evakuasi korban, pengiriman logistik, hingga rehabilitasi wilayah.
Bencana besar yang melanda Tapanuli Tengah dan Sibolga menjadi ujian berat bagi masyarakat Sumatera Utara. Meski demikian, semangat gotong royong, kerja cepat aparat, dan dukungan berbagai pihak menjadi kekuatan terbesar dalam melewati masa sulit ini.
Polda Sumut menegaskan bahwa tidak satu pun wilayah terdampak akan dibiarkan berjuang sendiri, dan seluruh upaya akan terus dimaksimalkan hingga kondisi benar-benar pulih. (Red)



































