ATAPKOTA.COM, TAPSEL – Satbrimob Polda Sumatera Utara melalui Batalyon C Pelopor terus melakukan upaya tanggap darurat di Tapanuli Bagian Selatan setelah banjir bandang dan tanah longsor merusak fasilitas umum serta rumah warga. Karena itu, personel kembali dikerahkan ke Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, pada Kamis, 4 Desember 2025, untuk membersihkan lokasi terdampak.
Sejak pukul 08.00 WIB, personel Posko 1 Batalyon C Pelopor yang dipimpin Danton II Kompi 2 Yon C Pelopor, Ipda Andrico Sembiring, S.H., melaksanakan pembersihan di SDN 100714 Garoga. Mereka menyingkirkan lumpur, kayu, dan material lain yang menutup halaman serta ruangan sekolah. Kegiatan berlangsung di bawah pengawasan Danki 1 Yon C Pelopor Satbrimob Polda Sumut, AKP M. Syafril Sinaga, S.H.
Personel menggunakan peralatan seperti cangkul, sekop, mesin sinso, dan angkong. Setelah beristirahat pada pukul 13.00 WIB, mereka kembali bekerja hingga pukul 17.00 WIB. Hasilnya, fasilitas sekolah dapat digunakan kembali oleh warga dan pelajar.
Selain membersihkan sekolah, Satbrimob Polda Sumut juga melakukan aksi kemanusiaan yang lebih luas. Di bawah pimpinan Danki 2 Batalyon C Pelopor, Iptu Januar Fazhari, S.H., personel bersama organisasi masyarakat membersihkan rumah-rumah warga dan fasilitas ibadah, termasuk masjid yang tertimbun lumpur. Mereka menggunakan beko sorong, senso, sekop, dan cangkul untuk mempercepat proses pembersihan. Personel turut mengatur arus lalu lintas pada titik yang terdampak material banjir agar mobilitas warga tetap aman.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam membantu masyarakat pascabencana. Ia menegaskan bahwa Satbrimob hadir untuk memulihkan fasilitas umum agar aktivitas warga dapat berjalan kembali.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, memastikan bahwa operasi tanggap darurat akan terus berlanjut hingga seluruh wilayah pulih. Ia menjelaskan bahwa personel membantu pembersihan rumah, akses jalan, dan fasilitas ibadah bersama organisasi masyarakat serta relawan desa.
Masyarakat memberi apresiasi atas keberhasilan pembersihan sekolah, rumah, dan tempat ibadah. Kolaborasi personel Brimob dan warga mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat di Desa Garoga. (AK1)




































