Dinkes Sumut Siagakan Tenaga Medis untuk Penanganan Korban Banjir dan Longsor

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:37 WIB

4090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Jumat (5/12/2025).

Konferensi Pers Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Jumat (5/12/2025).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Kesehatan menyiagakan tenaga medis untuk menangani korban bencana banjir, longsor, dan banjir bandang yang melanda sejumlah daerah sejak 26 November 2025. Petugas kesehatan ditempatkan di posko dan titik pengungsian untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat terdampak.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rizal Lubis, menyampaikan hal ini dalam Temu Pers di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (5/12/2025). Ia menjelaskan bahwa hingga kini, Dinkes Sumut telah menangani 1.890 korban luka ringan dan 94 korban luka berat di wilayah terdampak, seperti Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Langkat. Petugas medis juga terus disiagakan di posko pengungsian.

Data sementara mencatat 41.950 warga mengungsi, 167 orang masih hilang, dan 313 orang meninggal dunia akibat bencana. “Sejak awal bencana, kami berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota terdampak untuk memberikan pelayanan kesehatan di lokasi,” ujar Hamid. Pemprov Sumut juga bekerja sama dengan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Regional Sumatera.

Di Tapteng dan Sibolga, tim medis sempat tertahan karena akses jalan putus. Tim kemudian memberikan pelayanan di Batangtoru, Tapsel, dengan menurunkan dokter, perawat, tenaga farmasi, tenaga kesehatan lingkungan, dan petugas surveilans. Di Langkat, Dinkes Sumut menurunkan tim medis lengkap dan melakukan rotasi petugas antar kecamatan agar layanan tetap optimal.

Dinkes Sumut mencatat 18 rumah sakit, 19 puskesmas pembantu, 25 puskesmas, dan poskesdes terdampak banjir dan longsor, beberapa di antaranya tidak beroperasi karena terendam. Untuk wilayah terisolir, Pemprov mendapat dukungan relawan dari berbagai provinsi, komunitas, dan organisasi masyarakat.

Hamid menekankan potensi penyakit pascabencana, seperti gangguan kulit, diare, ISPA, dan demam. Ia meminta pemerintah kabupaten/kota mendata kebutuhan obat-obatan, bahan medis habis pakai, serta sarana prasarana kesehatan terdampak agar dapat dikompilasi dan dilaporkan ke pusat.

“Upaya lintas sektor ini penting untuk memastikan pelayanan kesehatan korban bencana di Sumut tetap optimal hingga masyarakat pulih,” ujar Hamid. (AK1)

Berita Terkait

KRYD Polres Asahan Amankan Lima Remaja dan Sejumlah Sajam Diduga Terkait Tawuran
Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Siap Digelar, Hampir 100 Peserta Sudah Mendaftar
SMSI Siantar-Simalungun dan BI Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Taruna Melati
Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober 2026
Bupati Asahan Terima Audiensi Panitia Wisuda Sarjana Angkatan XXXVI
PT Socfindo Lae Butar Bagikan 100 Paket Sembako kepada Warga Prasejahtera Desa Rimo
Pemko Medan Siapkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa, 70 Persen bagi yang Berprestasi
Rico Waas Minta Forkala Rangkul Generasi Muda Jaga Identitas Budaya Medan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:50 WIB

KRYD Polres Asahan Amankan Lima Remaja dan Sejumlah Sajam Diduga Terkait Tawuran

Jumat, 11 September 2026 - 20:50 WIB

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Siap Digelar, Hampir 100 Peserta Sudah Mendaftar

Jumat, 11 September 2026 - 20:22 WIB

SMSI Siantar-Simalungun dan BI Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Taruna Melati

Jumat, 11 September 2026 - 20:04 WIB

Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober 2026

Jumat, 11 September 2026 - 18:50 WIB

Bupati Asahan Terima Audiensi Panitia Wisuda Sarjana Angkatan XXXVI

Jumat, 11 September 2026 - 18:12 WIB

Pemko Medan Siapkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa, 70 Persen bagi yang Berprestasi

Jumat, 11 September 2026 - 18:09 WIB

Rico Waas Minta Forkala Rangkul Generasi Muda Jaga Identitas Budaya Medan

Jumat, 11 September 2026 - 17:20 WIB

Wacana MBG Dialihkan ke Kantin Sekolah, Pengelola SPPG Simpang Kanan Minta Dikaji Ulang

Berita Terbaru