Thaipusam Medan 2026, Antara Spiritualitas dan Tanggung Jawab Negara

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 09:08 WIB

40133 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perayaan Thaipusam Tahun 2026 berlangsung khidmat di Kuil Sree Soepramaniam Nagarattar dan kawasan Jalan Kejaksaan Nomor 61, Kota Medan. Minggu, 1 Januari 2026.

Perayaan Thaipusam Tahun 2026 berlangsung khidmat di Kuil Sree Soepramaniam Nagarattar dan kawasan Jalan Kejaksaan Nomor 61, Kota Medan. Minggu, 1 Januari 2026.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Perayaan Thaipusam Tahun 2026 berlangsung khidmat di Kuil Sree Soepramaniam Nagarattar dan kawasan Jalan Kejaksaan Nomor 61, Kota Medan. Minggu, 1 Januari 2026.

Ritual keagamaan umat Hindu tersebut tidak hanya menjadi agenda spiritual tahunan, tetapi juga cermin relasi keberagaman di kota yang selama ini dibangun dari perjumpaan berbagai etnis, agama, dan budaya.

Pemerintah Kota Medan menempatkan perayaan Thaipusam sebagai bagian dari ruang ekspresi budaya dan keagamaan yang dijamin konstitusi. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa Thaipusam tidak dapat dipahami semata sebagai seremoni keagamaan, melainkan juga sebagai praktik kebudayaan yang sarat nilai pengendalian diri, pengorbanan, dan keteguhan iman.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis Wali Kota Medan yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman.

“Thaipusam bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga ekspresi kebudayaan yang sarat nilai spiritual, pengendalian diri, pengorbanan, dan keteguhan iman,” ujar Rico Waas dalam sambutan tersebut.

Menurut Rico, nilai-nilai dalam perayaan Thaipusam merupakan warisan penting yang tidak hanya relevan bagi umat Hindu, tetapi juga menjadi bagian dari identitas kultural Kota Medan sebagai kota multikultural. Ia menekankan bahwa keberagaman justru menjadi fondasi utama dalam menjaga kohesi sosial.

“Perbedaan bukan alasan untuk terpisah, melainkan fondasi untuk saling memahami, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai,” tegasnya.

Namun, dalam konteks kebijakan publik, pernyataan normatif soal harmoni sosial menuntut konsistensi implementasi. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan mewajibkan pemerintah daerah tidak berhenti pada simbol perayaan, melainkan memastikan perlindungan, fasilitasi, dan keberlanjutan praktik budaya minoritas secara setara.

Rico Waas juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan yang dinilai aktif menghadirkan ruang-ruang perayaan budaya dan keagamaan sebagai bagian dari pendidikan karakter masyarakat.

“Pendidikan sejati tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga hidup dalam praktik kebudayaan, keteladanan sosial, dan penghormatan terhadap tradisi,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui perayaan Thaipusam, generasi muda didorong untuk mengenali akar budayanya, memahami makna spiritual setiap ritual, serta menumbuhkan sikap toleransi dan empati di tengah realitas sosial yang plural.

Pemerintah Kota Medan, kata Rico, berkomitmen menjaga harmoni sosial serta menjamin kebebasan warga dalam menjalankan keyakinan dan tradisi budayanya. Pernyataan ini selaras dengan Pasal 28E UUD 1945 yang menjamin kebebasan beragama dan berkeyakinan.

“Kota yang maju tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi dari kualitas hubungan antarwarganya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Benny Sinomba Siregar, melaporkan bahwa Thaipusam Medan Street 2026 merupakan bagian dari program pengembangan kebudayaan dan keagamaan Pemerintah Kota Medan. Kegiatan berlangsung sejak pukul 05.00 WIB hingga malam hari.

Rangkaian acara meliputi ritual Paal Kudham (angkat susu), atraksi tradisional tusuk tubuh, pawai kereta kencana, ritual di kuil, pertunjukan tari dan musik, hingga pameran budaya serta kuliner khas.

Thaipusam sendiri merupakan festival masyarakat Tamil yang dirayakan pada bulan purnama pertama di bulan Thai (Januari–Februari) dalam kalender Tamil. Perayaan ini melambangkan kemenangan dharma atas adharma serta penghormatan kepada Dewa Murugan.

Di tengah meningkatnya tantangan intoleransi di berbagai daerah, perayaan Thaipusam 2026 di Medan menjadi penanda penting bahwa ruang kebudayaan dan keberagaman masih dapat dirawat selama negara hadir bukan hanya dalam seremoni, tetapi juga dalam kebijakan yang adil dan konsisten.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Medan Rajuddin Sagala, Konsul Jenderal India Ravi Shanker Goel, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ismiralda Wiriya Alrahman, Ketua PHDI Sumatera Utara Surya, Ketua PHDI Kota Medan Subenthiren, serta jajaran perangkat daerah dan undangan lainnya. (Mery/red)

Berita Terkait

67,5 Miliar Disiapkan Pemprov Sumut untuk Renovasi dan Pembangunan Rumah Ibadah
Temui Dubes Korea Selatan, Rico Waas Dorong Ekspor Kopi dan Kolaborasi Medis
Ditemukan di Kebun PTPN IV Simalungun, Perempuan 59 Tahun Meninggal Usai Dibawa ke Puskesmas
Layanan Adminduk Kini Hadir di 21 Kecamatan, Terobosan Baru Pemko Medan
MPP Roadshow Medan Selayang Layani 3.000 Warga, Pemko Medan Dorong Pelayanan Jemput Bola
Mendagri Apresiasi Bobby Satukan 10 Gubernur se-Sumatera Perkuat Kolaborasi Pembangunan
Tinjau SDN 066667 Medan Denai, Zakiyuddin Minta Fasilitas Sekolah Segera Dibenahi
19.114 Tamtama TNI AD Dilantik, Pemko Pematangsiantar Hadiri Upacara Penutupan Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:53 WIB

67,5 Miliar Disiapkan Pemprov Sumut untuk Renovasi dan Pembangunan Rumah Ibadah

Rabu, 9 September 2026 - 19:19 WIB

Temui Dubes Korea Selatan, Rico Waas Dorong Ekspor Kopi dan Kolaborasi Medis

Rabu, 9 September 2026 - 18:43 WIB

Ditemukan di Kebun PTPN IV Simalungun, Perempuan 59 Tahun Meninggal Usai Dibawa ke Puskesmas

Rabu, 9 September 2026 - 17:45 WIB

Layanan Adminduk Kini Hadir di 21 Kecamatan, Terobosan Baru Pemko Medan

Rabu, 9 September 2026 - 17:45 WIB

MPP Roadshow Medan Selayang Layani 3.000 Warga, Pemko Medan Dorong Pelayanan Jemput Bola

Rabu, 9 September 2026 - 17:30 WIB

Tinjau SDN 066667 Medan Denai, Zakiyuddin Minta Fasilitas Sekolah Segera Dibenahi

Rabu, 9 September 2026 - 17:22 WIB

19.114 Tamtama TNI AD Dilantik, Pemko Pematangsiantar Hadiri Upacara Penutupan Pendidikan

Rabu, 9 September 2026 - 16:44 WIB

Bobby Nasution Usulkan 4 Skema Satukan Potensi Ekonomi 10 Provinsi se-Sumatera

Berita Terbaru