ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Ketertarikan internasional terhadap strategi penanganan narkotika Indonesia kembali mengemuka ketika Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, menghadiri undangan buka puasa bersama Duta Besar Seychelles untuk Indonesia, Nico Barito, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (27/2/2026). Pertemuan itu tidak sekadar seremoni diplomatik, melainkan juga menjadi ruang diskusi mengenai peluang kerja sama penanganan narkotika.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Seychelles menyampaikan ketertarikan untuk mempererat kolaborasi dengan BNN, terutama dalam bidang pencegahan dan rehabilitasi penyalahgunaan narkotika. Ketertarikan itu bukan kali pertama. Sebelumnya, Seychelles telah mengirimkan perwakilan untuk mempelajari pendekatan rehabilitasi dan program pencegahan yang diterapkan BNN di Indonesia.
Suyudi menyatakan BNN membuka ruang kerja sama berbasis pertukaran pengetahuan dan pengalaman, khususnya dalam penguatan sistem rehabilitasi serta strategi pencegahan berbasis masyarakat.
Pihak Seychelles juga menyampaikan harapan agar di masa mendatang BNN dapat memiliki bentuk kerja sama yang lebih permanen, termasuk kemungkinan pembukaan kantor perwakilan atau kerja sama teknis yang lebih terstruktur di negara kepulauan tersebut.
Langkah diplomasi ini menunjukkan bahwa pendekatan Indonesia dalam penanganan narkotika mulai mendapat perhatian di tingkat internasional. Meski demikian, kerja sama lanjutan masih akan dibahas melalui mekanisme antar-pemerintah sesuai ketentuan hukum dan diplomasi yang berlaku. (Edo/red)






























