ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Kota Medan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar program belanja bersama bagi anak yatim dan dhuafa. Kegiatan ini berlangsung di pusat perbelanjaan Ramayana Teladan, pada Rabu (18 Maret 2026), sebagai bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan menjelang Idulfitri.
Sebanyak 400 anak dari berbagai kecamatan di Kota Medan dilibatkan dalam program tersebut. Mereka tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga diberi kesempatan memilih langsung pakaian Lebaran sesuai keinginan.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh anak dapat merasakan kebahagiaan di hari raya.
“Kami ingin tidak ada anak yang merasa tertinggal saat Lebaran. Semua anak berhak merasakan kebahagiaan yang sama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun ini nilai santunan belanja mengalami peningkatan. Jika sebelumnya setiap anak menerima Rp500 ribu, kini jumlahnya dinaikkan menjadi Rp600 ribu per anak. Dana tersebut dapat digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan, mulai dari pakaian hingga perlengkapan pendukung lainnya.
“Dengan penambahan ini, anak-anak memiliki pilihan lebih luas untuk mendapatkan perlengkapan Lebaran yang lengkap,” kata Rico.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, jajaran perangkat daerah, serta Ketua BAZNAS Kota Medan, Ustaz Nursyam. Suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat saat anak-anak memilih pakaian di lokasi kegiatan.
Menurut Rico, program ini tidak sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Ini bukan hanya soal baju baru, tetapi tentang bagaimana kita berbagi dan memastikan mereka merasa diperhatikan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Medan menjelaskan pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam dua tahap. Pada hari pertama, program diikuti 200 anak dari wilayah Medan bagian utara, meliputi Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli, dan Medan Marelan. Tahap berikutnya akan melibatkan anak-anak dari kecamatan lain yang telah didata sebelumnya.
Sepanjang kegiatan, anak-anak tampak antusias memilih pakaian yang akan dikenakan saat Lebaran. Bagi sebagian dari mereka, pengalaman ini menjadi momen langka yang menghadirkan kebahagiaan tersendiri.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Medan berharap semangat berbagi dan solidaritas sosial terus tumbuh, sehingga Idulfitri dapat dirasakan sebagai momen kebahagiaan bersama tanpa terkecuali. (Mery/red)
































