ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar terus berupaya menekan angka pengangguran melalui berbagai program peningkatan kesempatan kerja. Salah satu langkah yang ditempuh yakni menggelar Pameran Kesempatan Kerja (Job Fair) Kota Pematangsiantar Tahun 2026 yang dibuka Wali Kota Wesly Silalahi, S.H., M.Kn. di Auditorium Radjamin Purba Universitas Simalungun (USI), Jalan Sisingamangaraja, pada Rabu (22/7/2026) pagi.
Dalam sambutannya, Wesly menegaskan bahwa persoalan pengangguran masih menjadi tantangan yang perlu diatasi secara kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan. Menurutnya, Job Fair menjadi salah satu solusi strategis untuk mempertemukan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
“Kami ingin memastikan putra-putri daerah memiliki akses yang mudah, transparan, dan adil untuk memperoleh pekerjaan yang layak di wilayahnya sendiri,” ujar Wesly.
Ia mengapresiasi seluruh perusahaan yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha mencerminkan sinergi yang baik dalam membuka peluang kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Wesly juga mengajak para pencari kerja memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari sisi kompetensi maupun sikap kerja.
“Tunjukkan kemampuan, keterampilan, dedikasi, dan semangat pantang menyerah kepada perusahaan tujuan. Dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan ijazah, tetapi juga keterampilan (skill) dan sikap (attitude) yang baik,” katanya.
Kepada perusahaan peserta Job Fair, Wesly berharap mereka memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada tenaga kerja lokal agar mampu berkembang, mandiri, dan berkontribusi dalam pembangunan Kota Pematangsiantar.
Sebelumnya, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Pematangsiantar Drs. Robert Samosir menjelaskan bahwa Job Fair 2026 diselenggarakan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Menurut Robert, kegiatan tersebut tidak hanya membantu masyarakat memperoleh pekerjaan sesuai bakat, minat, dan kompetensi, tetapi juga memudahkan perusahaan memenuhi kebutuhan tenaga kerja.
Ia menyebutkan, Job Fair berlangsung selama dua hari dan diikuti 35 perusahaan dari berbagai sektor, seperti kesehatan, keuangan, ritel, otomotif, telekomunikasi, logistik, manufaktur, perkebunan, hingga pertanian.
“Dalam kegiatan ini tersedia 939 lowongan kerja dengan kualifikasi pendidikan mulai dari SMA, diploma, hingga sarjana,” jelas Robert.
Perwakilan PT London Sumatera Indonesia Tbk. (Lonsum), Endang, mengatakan perusahaan membuka kesempatan bagi para pencari kerja untuk bergabung dan berkembang bersama perusahaan.
Menurutnya, sumber daya manusia merupakan aset utama perusahaan sehingga pihaknya terus membuka peluang bagi tenaga kerja yang memiliki semangat belajar dan berkembang.
“Kami mengapresiasi penyelenggaraan Job Fair ini karena menjadi wadah yang mempertemukan perusahaan dengan para pencari kerja,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Pematangsiantar Gabriel Carel Pandiangan. Ia menilai Job Fair bukan sekadar ajang rekrutmen tenaga kerja, tetapi juga bentuk sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan.
Gabriel menegaskan KADIN berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia.
Ia juga mengajak perusahaan agar tidak hanya mempertimbangkan ijazah calon pekerja, tetapi turut memperhatikan potensi, karakter, kemampuan belajar, dan kemauan untuk berkembang.
“Apabila pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat terus berjalan bersama, saya meyakini Kota Pematangsiantar akan semakin maju dan mampu melahirkan tenaga kerja yang berkualitas serta berdaya saing,” ucapnya.
Usai membuka kegiatan, Wali Kota Wesly bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau stan perusahaan peserta Job Fair serta berdialog dengan perwakilan perusahaan dan para pencari kerja.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar Rinto Leoni Manullang, S.H., M.H., Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan Amran, S.T., anggota DPRD Kota Pematangsiantar, perwakilan Kodim 0207/Simalungun, Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara, Dinas Pendidikan Wilayah VI Sumatera Utara, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Universitas Simalungun, serta jajaran Pemko Pematangsiantar.(AP/red)

































