Perkara Dugaan Perampasan Libatkan Jurnalis Berakhir Damai melalui Restorative Justice di Polresta Bengkulu

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:46 WIB

4072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkara dugaan perampasan yang melibatkan seorang jurnalis berakhir melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) di Polresta Bengkulu pada Kamis (20/8/2026).

Perkara dugaan perampasan yang melibatkan seorang jurnalis berakhir melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) di Polresta Bengkulu pada Kamis (20/8/2026).

ATAPKOTA.COM, BENGKULU — Perkara dugaan perampasan yang melibatkan seorang jurnalis berakhir melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) di Polresta Bengkulu pada Kamis (20/8/2026). Penyelesaian tersebut dilakukan setelah para pihak mencapai kesepakatan damai dan menyatakan kesediaan untuk saling memaafkan.

Kuasa hukum Ermi Yanti, Rizki Dini Hasanah, S.H., mengatakan penyelesaian perkara melalui perdamaian merupakan salah satu bentuk penyelesaian hukum yang tidak semata-mata berorientasi pada penghukuman, tetapi juga mempertimbangkan pemulihan dan keadilan bagi para pihak.

“Keberhasilan sebuah perkara ketika adanya kesepakatan untuk bersedia saling memaafkan. Inilah esensi dari Restorative Justice, ketika persoalan dapat diselesaikan dengan mengedepankan keadilan dan kemanusiaan,” ujar Rizki Dini Hasanah seusai proses RJ di Polresta Bengkulu, Kamis (20/8/2026).

Menurut Dini, pendekatan keadilan restoratif menempatkan penyelesaian perkara tidak hanya pada aspek penghukuman, tetapi juga pada upaya pemulihan serta pemenuhan hak pihak yang terdampak.

Ia mengatakan penyelesaian melalui RJ dapat ditempuh setelah para pihak mencapai kesepakatan dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

“KUHP baru mengajarkan kita untuk mengedepankan asas nurani, dengan tetap memperhatikan pemenuhan hak-hak atas kerugian korban. Jadi, hukum bukan hanya soal menghukum, tetapi bagaimana keadilan dapat benar-benar dirasakan oleh pihak yang terlibat,” katanya.

Dini menjelaskan, kesepakatan damai yang dicapai para pihak menjadi dasar penyelesaian perkara melalui mekanisme Restorative Justice. Setelah proses tersebut dilaksanakan, perkara kemudian dihentikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Ia menilai penyelesaian tersebut menunjukkan bahwa pendekatan hukum yang mengedepankan perdamaian dapat menjadi salah satu jalan untuk memulihkan hubungan para pihak ketika seluruh persyaratan penyelesaian perkara telah terpenuhi.

“Ini adalah bentuk nyata bahwa Restorative Justice berhasil. Ketika para pihak sudah sepakat berdamai, saling memaafkan, dan hak-hak korban diperhatikan, maka tujuan hukum untuk menghadirkan keadilan dan memulihkan keadaan dapat tercapai,” tegasnya.

Dini berharap penyelesaian perkara tersebut dapat menjadi pembelajaran bahwa penanganan persoalan hukum juga dapat mempertimbangkan aspek kemanusiaan, tanggung jawab, pemulihan, serta kepentingan para pihak.

Pada kesempatan tersebut, Dini menyampaikan apresiasi kepada penyidik Reskrimum Polresta Bengkulu yang telah memfasilitasi proses penyelesaian perkara melalui mekanisme Restorative Justice.

“Terima kasih kepada pihak penyidik Reskrimum Polresta Bengkulu. Perkara ini telah selesai dan Restorative Justice berhasil dilaksanakan,” ujarnya.

 

Laporan : Sudarwan-atapkota.

Berita Terkait

Wagub Sumut Dukung Revisi Perda Narkoba untuk Antisipasi Penyalahgunaan Vape
Polda Sumut Edukasi Masyarakat dan Komunitas untuk Dukung Operasi Patuh Toba 2026
Safari Minggu Kasih, Kapolres Simalungun Ingatkan Jemaat Waspadai Hoaks
PN Bengkulu Vonis Yayan 12 Tahun Penjara dalam Perkara Persetubuhan Anak Menggunakan Sajam
Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu
Hidayati Laporkan Ratnawati ke Polda Bengkulu atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah
Polda Bengkulu Setujui Penangguhan Penahanan UHA, Kuasa Hukum Pastikan Klien Kooperatif
Kejati Sumut Dampingi Pengelolaan Anggaran Sekolah, Hotline Pengaduan Resmi Dibuka

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Bupati Asahan Lepas Giony Ruben Dwinov Siahaan Wakili Sumut di Indonesia Open 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Jelang Nataru, Pemko dan Polres Pematangsiantar Sosialisasikan Jalur Satu Arah Ring Road

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Jelang Nataru, Bobby Nasution Koordinasikan Kelancaran Distribusi BBM di Kepulauan Nias

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Polda Sumut Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026 kepada Mahasiswa Politeknik Medan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Kapolda Sumut Silaturahmi dengan Kabinda, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Pemko Medan dan UNHCR Bahas Penanganan Pengungsi Berbasis Kemanusiaan dan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Tinjau Pemanfaatan Dana TKD, Satgas PRR Sumut Apresiasi Pembangunan di Simalungun

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Antisipasi Banjir, Pemko Medan Siagakan 23 Perahu Karet dan Gandeng Komunitas Offroad

Berita Terbaru