Pemprov Sumut Dorong Penguatan Keluarga Lewat PUSPAGA, 1.444 Kasus Kekerasan Ditangani

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 17 November 2025 - 19:50 WIB

40180 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Sumut melakukan Konferensi Pers terkait Keluarga Tangguh, Perempuan dan Anak terlindungi, TPPO ditangani, Pertumbuhan Penduduk terkendali. Kegiatan yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut ini berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Senin (17/11/2025).

Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Sumut melakukan Konferensi Pers terkait Keluarga Tangguh, Perempuan dan Anak terlindungi, TPPO ditangani, Pertumbuhan Penduduk terkendali. Kegiatan yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut ini berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Senin (17/11/2025).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) terus mendorong terwujudnya keluarga tangguh dan sejahtera melalui layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA). Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam mengasuh, mendidik, dan melindungi anak secara komprehensif.

Kepala Dinas P3AKB Sumut, Dwi Endah Purwanti, menyampaikan hal itu pada Temu Pers yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30 Medan, Senin (17/11/2025). Kegiatan tersebut mengusung tema Keluarga Tangguh Perempuan dan Anak Terlindungi, TPPO Ditangani, Pertumbuhan Penduduk Terkendali.

Menurut Dwi, isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan menjadi bagian penting dalam visi-misi Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Karena itu, penguatan keluarga dianggap sebagai fondasi utama.

“PUSPAGA berperan penting dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. PUSPAGA menjadi garda terdepan penguatan keluarga melalui pendampingan, konseling, dan edukasi. Keluarga tangguh adalah keluarga yang memiliki ketahanan dalam menghadapi berbagai persoalan hidup,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), terdapat 1.444 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumut hingga Oktober 2025. Angka tersebut menunjukkan pentingnya memperkuat layanan pencegahan dan pendampingan.

Dwi juga menegaskan bahwa meskipun program PUSPAGA berjalan dengan keterbatasan anggaran, layanan tetap dapat berjalan maksimal. Ia berharap program tersebut mampu mewujudkan kesetaraan gender, memenuhi hak anak, menekan angka perceraian, serta menyelesaikan persoalan keluarga lainnya.

“Di PUSPAGA tersedia layanan konsultasi dan konseling berbagai persoalan keluarga dan pola asuh. Edukasi parenting sangat penting agar orang tua mampu menciptakan lingkungan tumbuh kembang yang sehat bagi anak,” tambahnya.

Untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, P3AKB Sumut menjalin kerja sama dengan UINSU dan Universitas Sumatera Utara (USU). Selain itu, Gubernur Sumut turut memperkuat kolaborasi dengan Kopertis dan LLDIKTI untuk memperluas jangkauan edukasi serta upaya pencegahan. (AK1)

Berita Terkait

Inspektorat Bengkulu Tengah Pelajari Laporan Dugaan Investasi Muntahan Paus dan Kayu Gaharu
Presiden Prabowo Tiba di Paris, Kunjungan Kenegaraan Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis
“Bienvenue Presiden Prabowo”, WNI dan Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kepala Negara di Paris
Gubernur Bobby Nasution Minta TVRI Sumut Aktif Angkat Budaya dan Pariwisata Daerah
Pemkab Asahan Gelar Pawai Takbiran dan Buka Puasa Bersama Sambut Iduladha 1447 Hijriah
Jelang Iduladha, Dinas Peternakan Asahan Turunkan Tim Periksa Hewan Kurban di 25 Kecamatan
Tinjau Posyandu di Samosir, Kahiyang Ayu Tegaskan Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan di Sumut
Penantian Warga Marelan Terjawab, Jalan Gang Rahayu Baru Kini Mulus Diaspal

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:10 WIB

Inspektorat Bengkulu Tengah Pelajari Laporan Dugaan Investasi Muntahan Paus dan Kayu Gaharu

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:59 WIB

Presiden Prabowo Tiba di Paris, Kunjungan Kenegaraan Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:46 WIB

“Bienvenue Presiden Prabowo”, WNI dan Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kepala Negara di Paris

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:55 WIB

Gubernur Bobby Nasution Minta TVRI Sumut Aktif Angkat Budaya dan Pariwisata Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:27 WIB

Jelang Iduladha, Dinas Peternakan Asahan Turunkan Tim Periksa Hewan Kurban di 25 Kecamatan

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:51 WIB

Tinjau Posyandu di Samosir, Kahiyang Ayu Tegaskan Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan di Sumut

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:45 WIB

Penantian Warga Marelan Terjawab, Jalan Gang Rahayu Baru Kini Mulus Diaspal

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:04 WIB

Tanoto Foundation Gandeng TP PKK Pematangsiantar Tingkatkan Literasi dan Tumbuh Kembang Anak

Berita Terbaru